JABAR EKSPRES – Pengalihan rute lalu lintas akibat kegiatan syuting film Korea Selatan yang dibintangi Lisa BLACKPINK berdampak pada kepadatan kendaraan di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang. Penutupan serta rekayasa arus lalu lintas membuat beberapa ruas jalan diprediksi menjadi titik rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk.
Masyarakat diimbau untuk menghindari area terdampak dan memilih jalur alternatif guna mengurangi risiko terjebak macet.
Titik Rawan Macet di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat
Kawasan Kota Tua menjadi pusat aktivitas syuting sekaligus destinasi wisata, sehingga kepadatan lalu lintas berpotensi meningkat signifikan.
Beberapa titik yang rawan macet antara lain:
Baca Juga:Ini Resep Es Gabus Viral Tanpa Spon Cuci Piring, Anti Dipukul AparatAplikasi Sumber Dana Penghasil Uang Klaim Diawasi OJK, Benarkah Aman?
- Jalan Cengkeh
Ruas ini ditutup dari simpang Jalan Kunir hingga simpang Jalan Nelayan Timur, menyebabkan arus kendaraan dialihkan ke jalan-jalan sekitar yang relatif sempit.
- Simpang Jalan Kunir
Menjadi titik pertemuan kendaraan dari berbagai arah yang mencari jalur alternatif, sehingga kerap terjadi antrean panjang.
- Area Gedung Jasindo – Café Batavia
Lokasi wisata yang ramai pengunjung, ditambah aktivitas pengalihan arus, membuat lalu lintas mudah tersendat.
- Akses menuju Jalan Nelayan Timur dan Kali Besar
Kepadatan meningkat karena kendaraan wisatawan dan distribusi barang harus berbagi jalur.
Selain Jakarta, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di Kota Tangerang, khususnya di sekitar kawasan Pintu Air 10. Sistem pengalihan arus dan contra flow berpotensi memicu kemacetan.
Titik rawan macet yang perlu diwaspadai meliputi:
- Akses menuju Pintu Air 10
Menjadi titik sentral pengalihan kendaraan dari arah Neglasari, Cadas, dan Bayur.
- Jembatan Sangego
Penerapan sistem contra flow membuat arus kendaraan melambat dan rawan antrean.
Baca Juga:Harga Perak Hari Ini Kamis 29 Januari 2026 Tembus Rp72.900 per GramIntip Tampilan All New Yamaha Mio 2026 dengan Varian Warna Baru yang Exotic
- Jembatan Jagal – Jalan Benua
Menampung kendaraan dari arah Cadas yang dialihkan, sehingga volume kendaraan meningkat.
- Simpang PUPR – Hotel Pakon
Titik pertemuan arus kendaraan dari beberapa jalur alternatif, rawan penumpukan saat jam sibuk.
- Arah Rawa Kucing dan Sintanala
Pada hari tertentu, jalur ini digunakan sebagai rute pengalihan tambahan sehingga lalu lintas menjadi lebih padat.
Jam Paling Rawan Terjadi Kemacetan
Kemacetan diperkirakan paling parah terjadi pada waktu-waktu berikut:
