Imbas Banjir Pekalongan, KAI Rugi hingga Rp3,5 Miliar!

Imbas Banjir Pekalongan, KAI Rugi hingga Rp3,5 Miliar!
Foto udara suasana jalur rel kereta api terendam banjir di sekitar Stasiun Pekalongan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026). Foto: ANTARA
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bencana banjir yang menerjang Pekalongan, Jawa Tengah beberapa hari terakhir, membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero, KAI) mengalami kerugian mencapai Rp3,5 miliar.

EVP of Sales PT KAI Ririn Widi Astutik menyebut, kerugian Rp3,5 miliar tersebut berasal dari pengembalian tiket pelanggan, lantaran terjadi gangguan operasional imbas banjir di Pekalongan, Daerah Operasional (Daop) 4.

“Saat ini Rp3,5 miliar untuk pembatalan KA,” ujarnya, dikutip Senin (19/1/2026).

Adapun penghitungan tersebut, sambung Ririn, dilakukan untuk periode empat hari, yakni sejak 15 hingga 18 Januari 2026.

Baca Juga:Naik Signifikan, KAI Catat Penjualan Tiket Tembus 4,1 Juta di Nataru 2025/2026Libur Nataru, KAI Daop 2 Bandung Siapkan 287 Ribu Kursi dan Ratusan Personel

Angka kerugian tersebut, kata dia, berpotensi bertambah dan saat ini perusahaan pelat merah itu masih melakukan penghitungan total kerugian secara menyeluruh, menyusul situasi yang masih berkembang.

Kemudian, komponen lain yang mengakibatkan kerugian di luar refund tiket, termasuk biaya service recovery tambahan, saat ini masih dalam proses perhitungan lebih lanjut.

“Empat hari, sejak 15-18 Januari pukul 13.00 (WIB) tadi, baru nilai refund,” jelasnya.

Kendati demikian, BUMN sektor transportasi itu memastikan pihaknya tetap mengupayakan pelayanan terbaik kepada para pelanggan.

Selain menjalankan prosedur pengembalian tiket secara penuh, KAI juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat pemulihan.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang karena banjir di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah akibat tanggul yang jebol dan air pasang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu, menyatakan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya banjir yang merendam jalur rel, diperparah tanggul jebol dan kondisi air pasang.

Baca Juga:190 Rumah Terendam, 588 Warga Terdampak Banjir Parungpanjang dalam Satu MalamDampak Tata Ruang dan Limpasan Air Hujan, Ini Penyebab Banjir Berulang di Cimahi

“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang,” kata Bobby.

“Kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” sambungnya.

Untuk menyikapi hal ini pihaknya memberikan kompensasi terhadap pelanggan yang perjalanannya dibatalkan yaitu berupa pengembalian tiket atau refund.

KAI mencatat sebanyak 258 ribu tempat duduk telah terjual pada periode long weekend 16-18 Januari 2026, dengan sekitar 18 ribu penumpang mengajukan pengembalian tiket akibat banjir di Pekalongan.

0 Komentar