Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pengawasan kolektif lintas sektor agar pelaksanaan MBG berjalan optimal dan bebas dari insiden keracunan.
Menurutnya, MBG bukan sekadar program teknis, melainkan hajat bersama yang menuntut tanggung jawab semua pihak.
“Kita harus sepakat bahwa MBG adalah tanggung jawab bersama. Pengawasan kolektif perlu melibatkan Pemerintah Kota Cimahi, Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya satu, memastikan tidak ada kejadian keracunan di Kota Cimahi,” tuturnya.
Baca Juga:Dorong Kemandirian Energi, Menteri ESDM Setop Impor untuk SPBU Swasta di 2026 Program Diskon Nasional Perkuat UMKM, Transaksi Lampaui Target Tembus Rp122,28 Triliun
Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam menjelaskan sosialisasi PSAT bertujuan meningkatkan pengetahuan personel SPPG terkait prinsip dasar keamanan pangan. Materi yang diberikan mencakup kebersihan, pemilihan bahan pangan yang aman, serta cara pengolahan dan penyimpanan yang benar.
“Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyadarkan pentingnya memilih bahan pangan segar yang bebas dari kontaminasi dan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, klorin, dan formalin, guna menghindari keracunan makanan,” jelas Tita.
Ia menjelaskan, pangan segar asal tumbuhan merupakan pangan yang dapat dikonsumsi langsung atau digunakan sebagai bahan baku pangan olahan. Kelompok ini mencakup sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan yang kaya akan zat gizi penting.
“Pangan segar asal tumbuhan mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesehatan tubuh,” ujarnya.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara rutin, Dispangtan berharap para peserta memahami prinsip keamanan pangan secara menyeluruh. Edukasi ini juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran jangka panjang tentang pentingnya penggunaan bahan pangan segar yang aman.
“Edukasi yang kami lakukan diharapkan mendorong kesadaran akan pentingnya bahan pangan yang bebas dari pestisida, klorin, maupun formalin,” tandas Tita. (Mong)
