JABAR EKSPRES – Wakil Pimpinan DPRD Jabar Iwan Suryawan turut merespon terkait polemik tunda bayar sejumlah proyek Pemprov Jabar. Pihaknya mendorong untuk disegerakan. Termasuk rencana penggunaan BTT yang belum dikomunikasikan dengan DPRD.
Politikus PKS itu menguraikan, masalah tunda bayar itu semestinya bisa disegerakan. Karena itu kaitan dengan kepercayaan publik juga. Baik dari kontraktor maupun masyarakat umum.
“Kami minta bisa disegerakan. Jangan sampai gaduh, dan membuat kepercayaan berkurang,” cetusnya, Kamis (8/1).
Baca Juga:Lapas Banjar Darurat Dokter, Pemkot Siapkan Bantuan SementaraPemkab Bogor Wacanakan Ruislag Aset dengan Pemprov Jabar
Iwan juga merespon terkait rencana penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menutup kendala tunda bayar itu. Wacana itu sempat disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Dedi Mulyadi.
Menurut Iwan, pihaknya juga belum diajak komunikasi langsung perihal itu. “Belum ada komunikasi, nanti akan kami komunikasikan dengan Pemprov terutama TAPD,” jelasnya.
Menurut Iwan, rencana itu selayaknya dikomunikasikan dulu dengan DPRD Jabar. Karena itu juga kaitan dengan pertanggungjawaban kepada masyarakat. “Tentu perlu dilihat pertimbangan urgensinya juga, setidaknya dibahas dulu lah dengan kami di DPRD. Nanti kan juga dipertanyakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sebelumnya, Gubernur Dedi Mulyadi juga telah merespon perihal polemik tunda bayar senilai Rp 621 miliar itu. Iapun menegaskan bahwa saat ini anggaran telah siap.
“Saya sampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memiliki kecukupan uang untuk melakukan pembayaran, ” cetusnya.
Dedi Mulyadi menguraikan, uang itu dari berbagai sumber pendapatan. Di antaranya adalah Dana Alokasi Umum (DAU) yang tersedia, dan kemudian juga dari pembayaran pajak kendaraan bermotor yang terus mengalir.
“Setiap hari terjadi peningkatan kesadaran warga Jawa Barat untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Jadi saya mengucapkan terima kasih, “katanya.
Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC
Namun Dedi Mulyadi juga memberikan catatan. Bahwa tidak bisa juga langsung serta-merta dibayarkan, karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini sedang melakukan audit atau verifikasi terhadap pekerjaan-pekerjaan yang harus dibayar. Di antara pekerjaan itu, ada pekerjaan yang sangat baik, ada pekerjaan baik, ada pekerjaan yang kurang baik.(son)
