JABAR EKSPRES – Peristiwa longsor terjadi di lokasi proyek pembangunan area mini soccer di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1) sore. Insiden tersebut menimpa para pekerja yang tengah beraktivitas di lokasi proyek.
Sebanyak enam pekerja terdampak dalam peristiwa tersebut setelah material tanah tiba-tiba longsor dan menimbun area kerja. Dari jumlah tersebut, sebagian berhasil selamat, sementara empat pekerja lainnya tertimbun tanah dan membutuhkan proses evakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Mochammad Adip, menyampaikan bahwa keempat pekerja yang tertimbun telah berhasil dievakuasi, namun seluruhnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC
“Hingga pukul 19.30 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat jenazah pekerja yang tertimbun longsor di lokasi pembangunan,” ujar Adip melalui pesan tertulis yang diterima Jabar Ekspres, Sabtu (3/1).
Adip merinci, korban pertama ditemukan sekitar pukul 16.55 WIB atas nama Ade (60), warga Babakan Harja, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Selanjutnya, pada pukul 18.05 WIB, tim menemukan jenazah Hadmi Gunawan alias Ujang (40), warga Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Korban ketiga ditemukan sekitar pukul 18.48 WIB, yakni Irfan Kurniadi (40), warga Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung. Sementara korban terakhir dievakuasi pada pukul 19.04 WIB atas nama Heri Firmansyah (45), warga Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 19.30 WIB dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing,” jelas Adip.
Dalam operasi evakuasi tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Basarnas, Kantor SAR Bandung, BPBD Provinsi Jawa Barat, DVI Polda Jabar, Polres Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang, Koramil, Inafis Polri, Brimob Polda Jabar, Tagana Jatinangor, Brigana KSPSI, Polsek Jatinangor, Dishub, PLN, PMI Sumedang, serta aparat kecamatan dan desa setempat.
