Atlet Terjun Payung yang Hilang di Perairan Pangandaran Ditemukan Tim SAR

Polisi dan Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi jenazah akte terjun payung
Polisi dan Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi jenazah akte terjun payung yang sebelumnya dinyatakan hilang di Pangandaran. Dok. Humas Polda Jabar.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang atlet terjun payung yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terjatuh di Perairan Teluk Pangelek, Desa Batu Karas, Kabupaten Pangandaran, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Jumat (2/1/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Widiasih (58), atlet terjun payung asal Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Ia ditemukan di kawasan Pantai Karapyak, wilayah perbatasan Cilacap–Pangandaran, sekitar 17 mil laut dari Pantai Batu Karas.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan asal Cilacap yang melihat tubuh mengapung di laut sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga:Julio Cesar Bicara Ambisi Besar Persib, Juara Lagi dan Melangkah Jauh di ACL 2Tutupi 2025 dengan Syukur dan Kemanusiaan, Dirut BSI Pimpin Doa Akhir Tahun dari Aceh

“Nelayan tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada pihak berwenang. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan, termasuk Ditpolairud Polda Jabar, segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Hendra dalam keterangan resmi.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu katir. Sekitar pukul 09.30 WIB, jenazah berhasil dibawa ke pesisir Pantai Batu Karas dan selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Pandega untuk penanganan lebih lanjut.

Hendra menambahkan, identitas korban dipastikan berdasarkan keterangan saksi serta hasil koordinasi tim di lapangan. “Korban bernama Widiasih, lahir di Bandung pada 27 Juni 1967 dan berdomisili di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jabar, Polres Pangandaran, serta unsur SAR gabungan. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa jatuhnya korban di perairan tersebut.(san)

0 Komentar