JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan langkah strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Salah satu proyek jangka panjang yang tengah dimatangkan adalah pembangunan flyover yang akan menghubungkan langsung Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman, kawasan pusat pemerintahan dan ekonomi di Cibinong. Flyover tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2027.
Proyek ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam meningkatkan aksesibilitas antara wilayah Bogor Utara dengan pusat Kota Cibinong agar lebih cepat dan efisien.
Baca Juga:20 Delegasi Internasional Hadir di Bandung, JCI Dorong Kolaborasi Bisnis BerkelanjutanGelar CSR di Cimanggung, PT MBK Ventura Ajak Kelola Keuangan dan Peduli Lingkungan
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga mengedepankan perencanaan yang matang dan berkelanjutan.
“Pembangunan flyover yang terhubung langsung dengan Jalan Tegar Beriman merupakan komitmen jangka panjang kami,” ujar Rudy, Senin (29/12).
Ia menjelaskan, pembangunan Flyover Bomang–Tegar Beriman bertujuan menghadirkan konektivitas yang lebih kuat, pembangunan yang terukur, serta manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Sebagai bentuk keseriusan, Rudy Susmanto turun langsung meninjau ruas Jalan Bojonggede–Kemang hingga kawasan Jalur Bomang Taman. Dalam kunjungannya, ia memantau langsung proses rekonstruksi jalan yang saat ini sedang berlangsung.
Untuk ruas Jalan Bomang, Pemkab Bogor menargetkan penyelesaian dua lajur betonisasi pada 2025 dan berlanjut hingga awal 2026. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum proyek flyover direalisasikan.
“Kami menargetkan dua lajur betonisasi Jalan Bomang selesai pada 2025 hingga awal 2026. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan dengan infrastruktur pendukung lainnya,” jelasnya.
Pada awal 2026, pemerintah daerah juga akan melaksanakan lelang pembangunan dua jembatan strategis, yakni Jembatan Sitanggerang yang direncanakan menjadi jembatan terpanjang di jalur tersebut, serta Jembatan Pesanggrahan.
Baca Juga:Cegah Radikalisme Melalui Pendekatan Kewirausahaan, Densus 88 Gelar Pelatihan Barista bagi Eks Napiter di JawaKemiskinan Ekstrem di Jabar: Data BPS Belum Update!
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, seluruh pembangunan dilakukan secara bertahap agar hasilnya optimal dan memberikan dampak langsung bagi mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan bertahap, berkelanjutan, dan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
