JABAR EKSPRES – Kawasan wisata puncak, Bogor, selalu memiliki daya tarik sendiri bagi para wisatawan untuk melepas penat ketika akhir tahun maupun long weekend.
Para wisatawan kerap kali mengunjungi tempat wisata, bermalam di sebuah villa maupun hotel bersama sanak saudara hingga kolega kerja.
Saat long weekend, kendaraan kerap kali memenuhi jalur wisata puncak. Melihat hal tersebut, warga sekitar tampak terbiasa dan tidak mempermasalahkan.
Baca Juga:Tujuh Jabatan Camat di Bogor Masih Kosong, BKPSDM Petakan Lulusan IPDNRidwan Kamil Sampaikan Permohonan Maaf, Akui Kesalahan dalam Pernikahan 29 Tahun
Malahan, warga asli kawasan wisata puncak memiliki caranya sendiri untuk menikmati long weekend ketika adanya kepadatan lalu lintas.
Warga puncak, Rafli mengatakan, saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak memilih untuk pergi dari rumahnya karena melihat kondisi arus lalu lintas yang padat dan keterbatasan waktu.
Ia memilih mengadakan open house untuk menikmati libur Nataru dengan mengundang orang terdekat untuk menikmati waktu.
“Acara open house, mengundang orang-orang terdekat dan menghabiskan waktu liburan bareng-bareng dengan berbagai macam aktivitas,” kata Rafli saat ditemui di kawasan wisata Puncak, pada Minggu (28/12/2025).
Warga lainnya, Alfiyan memilih untuk tidak berlibur ke tempat wisata dan menghabiskan waktunya hanya bermain sepeda di sekitar rumah atau berkumpul bersama.
“Ada waktu luang di libur panjang seperti sekarang paling gue main sepeda di sekitaran rumah atau nongkrong di rumah,” kata Alfiyan.
