JABAR EKSPRES — Rumor ketertarikan Persib Bandung terhadap gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, terus menjadi perbincangan di tengah bursa transfer. Jika transfer tersebut terealisasi, Joey dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap keseimbangan permainan Maung Bandung.
Joey Pelupessy dikenal sebagai pemain dengan posisi utama deep lying midfielder atau gelandang jangkar. Perannya lebih banyak bekerja di balik layar, menjaga keseimbangan antara lini tengah dan pertahanan, dibanding tampil mencolok lewat gol atau assist.
Penampilan Joey bersama Timnas Indonesia menjadi referensi utama dalam membaca karakternya. Di bawah arahan Shin Tae-yong, ia kerap dipercaya sebagai poros pertahanan lini tengah, dengan tugas utama memutus serangan lawan dan menjaga struktur permainan tetap rapat.
Baca Juga:Preview Persib vs PSM Makassar: Laga Gengsi di Stadion GBLAMalut United vs Borneo FC: Klan Persib Milik Laskar Kie Raha Lagi Gacor-gacornya
Dalam skema permainan Timnas, Joey berfungsi sebagai pelindung lini belakang sekaligus penghubung awal serangan. Keberadaannya memungkinkan gelandang lain bermain lebih ofensif tanpa mengorbankan stabilitas tim.
Karakter tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan Persib Bandung di bawah asuhan Bojan Hodak. Selama beberapa musim terakhir, Persib dikenal mengandalkan satu hingga dua gelandang bertahan untuk menjaga keseimbangan, terutama dalam skema pragmatis dengan transisi cepat.
Seiring perkembangan tim, Persib mulai membuka opsi menggunakan satu jangkar di lini tengah untuk memperkaya variasi permainan dan penguasaan bola. Dalam konteks ini, Joey Pelupessy dinilai mampu mengisi peran sebagai jangkar tunggal yang disiplin dan efektif.
Jika bergabung, kehadiran Joey diperkirakan dapat memberikan keleluasaan bagi lini tengah Persib untuk lebih agresif dalam menyerang, sekaligus mengurangi tekanan langsung ke lini belakang.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persib terkait rumor tersebut. Namun, jika terealisasi, transfer Joey Pelupessy berpotensi menjadi bagian penting dari upaya Persib memperkuat struktur permainan menghadapi kompetisi musim mendatang.
