JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) akhirnya meresmikan Galeri UMKM ‘Sukma Kenanga’ yang dinantikan banyak kalangan.
Peresmian yang juga menandai grand opening sekretariat Dekranasda Kota Banjar ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi penguatan ekosistem usaha mikro dan kecil di kota tersebut. Acara peresmian berlangsung, Rabu (24/12/2025), dihadiri oleh jajaran pemerintah, pelaku UMKM, serta para perajin.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas UMKM Kota Banjar, Sri Sobariah, menjelaskan makna filosofis di balik nama Sukma Kenanga. Ia menyatakan bahwa nama tersebut merupakan akronim dari Sentra UMKM yang Kreatif, Inovatif, dan Menguntungkan.
Baca Juga:Galeri UMKM Banjar Sepi Aktivitas, Pemerhati: Jangan Disia-siakan!Berdalih Tak Ada Dana untuk Fasilitas, Bangunan Galeri UMKM Senilai Rp2,2 Miliar di Kota Banjar Mangkrak!
Galeri ini, tegasnya, dirancang bukan hanya sebagai ruang pamer, tetapi sebagai pusat display dan promosi produk-produk unggulan UMKM serta kerajinan seni khas Banjar.
“Keberadaan galeri ini adalah wadah konkret untuk mempertemukan para perajin dan pengusaha dengan pasar yang lebih luas. Kami berharap dengan fasilitas ini, UMKM dan para perajin di Kota Banjar semakin berkembang, tumbuh dan memiliki daya saing yang tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Sri Sobariah.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kota Banjar, Hetty Puspitawati. Ia menegaskan bahwa pendirian Galeri Sukma Kenanga bukanlah langkah simbolis semata, melainkan upaya strategis jangka panjang untuk penguatan dan peningkatan kualitas UMKM setempat.
Dekranasda, melalui sekretariat barunya yang juga diresmikan hari ini, akan aktif melakukan pendampingan, pelatihan, serta kurasi produk agar memiliki nilai jual dan estetika yang mampu bersaing.
“Ini adalah rumah bersama bagi para pengrajin. Dari sini, kita akan bangun sinergi yang lebih solid untuk mengangkat identitas dan kearifan lokal Banjar melalui produk-produk berkualitas,” tutur Hetty.
Wali Kota Banjar, Sudarsono, yang hadir meresmikan galeri, dalam pidatonya menggarisbawahi peran vital UMKM sebagai tulang punggung dan penggerak ekonomi masyarakat, terlebih dalam menghadapi tantangan global.
Ia mengakui bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, mencakup persoalan pemasaran produk, adaptasi teknologi, hingga daya saing dalam menghadapi pasar bebas.
