Untuk pendaki pemula yang baru mulai menjelajahi gunung-gunung favorit seperti Papandayan atau Gede, tipe ini cocok sebagai “sepatu pertama” yang aman.
Outsole-nya punya daya gigit lumayan, meski bukan yang paling agresif. Cocok untuk trek tanah, kerikil, dan jalur lembap ringan. Keunggulan lain adalah breathability-nya yang baik sehingga kaki tidak cepat panas.
Desainnya pun minimalis dan enak dipakai bahkan untuk traveling santai. Buat pendaki yang mengutamakan kenyamanan harian, Arei Summit Pro bisa jadi opsi paling rasional.
Baca Juga:Tabel Angsuran Desember KUR BRI 2025 Pinjaman Rp150 Juta Cicilan Rp400 Ribuan untuk UMKM!Makeup Flawless Tanpa Ribet? Saatnya Pakai Cushion yang Bikin Kulit Kelihatan Sehat, Fresh, dan Bercahaya!
4. Avtech Braker — Kokoh, Kasar, dan Tahan Hajar Medan Sulit
Di kalangan pecinta pendakian medan berat, Avtech Braker sering disebut sebagai sepatu gunung “bandel”. Sepatu ini punya konstruksi yang terasa lebih kaku dibanding kompetitornya. Tapi kekakuan itu justru membuatnya stabil di medan teknis seperti jalur berbatu besar atau tebing kecil.
Lapisan luar sepatu cukup tebal dan tahan gesekan. Ini penting jika jalur pendakian kamu sering menyentuh akar pohon, batu tajam, atau area yang rawan merusak bahan sepatu.
Daya cengkeraman outsole-nya sangat solid, sehingga banyak dipilih pendaki berpengalaman. Kekurangannya mungkin ada pada bobot yang lebih berat. Namun untuk pendakian gunung menantang, Avtech Braker termasuk salah satu yang paling direkomendasikan.
5. FWD TrekMotion — Alternatif Modern dengan Desain Kekinian
Sepatu gunung keluaran FWD terus mendapat sorotan karena inovasinya yang menyasar pendaki muda. TrekMotion muncul sebagai seri paling populer sepanjang 2025 berkat desainnya yang modern, ringan, dan cukup stylish untuk dipakai harian.
Selain desain, sepatu ini memakai midsole yang empuk dan responsif, cocok untuk yang butuh kenyamanan ekstra saat trekking lama. Sistem ventilasinya juga bekerja baik, membuat sirkulasi udara di dalam sepatu lebih stabil.
Ini membantu mengurangi risiko kaki lembap yang sering berujung lecet. Walau bukan yang paling kuat untuk medan ekstrem, TrekMotion cukup aman untuk kebanyakan jalur gunung di Indonesia yang tidak terlalu teknis.
6. Salomon X Ultra Pioneer — Standar Internasional untuk Semua Medan
Salomon tetap jadi salah satu patokan dalam dunia hiking. Seri X Ultra Pioneer menjadi favorit sepanjang 2025 karena menghadirkan gabungan sempurna antara grip, dukungan kaki, dan kenyamanan. Banyak pendaki menyebut sepatu ini terasa “auto fit” sejak pertama kali dipakai, minim masa adaptasi.
