JABAR EKSPRES – Spekulasi mengenai masa depan kursi pelatih Timnas Indonesia kembali memasuki babak baru setelah nama Timur Kapadze resmi keluar dari bursa.
Pelatih asal Uzbekistan itu akhirnya diumumkan sebagai arsitek baru Navbahor, klub yang berkompetisi di Uzbekistan Super League.
Pengumuman tersebut dirilis pada Senin (1/12/2025) malam. Hal itu pun langsung mematahkan rumor yang selama dua pekan terakhir menguat di Indonesia.
Baca Juga:Manuver Cerdas Persib, Joey Pelupessy di Ambang Jadi Rekrutan Spesial Paruh Musim?Debut Manis Alfeandra Dewangga, Bojan Hodak Puji Perubahan Sikap dan Kualitasnya di Persib
Sebelumnya, Kapadze sempat terlihat berada di Jakarta, di mana kehadirannya memunculkan keyakinan bahwa ia sedang menjajaki negosiasi dengan PSSI.
Banyak pendukung Timnas Indonesia menilai situasi itu sebagai tanda positif bahwa pelatih berusia 44 tahun tersebut siap menakhodai Garuda.
Namun kenyataannya berbeda. Kedatangan Kapadze ke Indonesia ternyata bukan bagian dari proses perekrutan. Navbahor justru bergerak cepat dan mengamankan tanda tangannya lebih dulu untuk menggantikan Sergey Lushan yang baru saja dilepas.
Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat rekam jejak Kapadze membuatnya dianggap sebagai kandidat ideal pelatih Timnas Indonesia. Kariernya sebagai pelatih mencapai puncak ketika ia membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.
Meskipun demikian, usai keberhasilan itu Kapadze memilih mundur dan menerima posisi sebagai asisten pelatih di bawah legenda Italia, Fabio Cannavaro. Meski turun jabatan, Kapadze tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk kembali menjadi pelatih kepala.
Dalam sebuah wawancara dengan UzA, ia bahkan menyatakan kesiapannya melatih Timnas Indonesia jika diberi kepercayaan. Namun tampaknya PSSI tidak memasukkan namanya ke dalam daftar kandidat final.
Di sisi lain, Navbahor melihat kesempatan emas dan langsung memanfaatkan momentum tersebut. Klub tersebut menilai Kapadze sebagai figur berpengaruh dengan pengalaman memimpin tim di berbagai level kompetisi.
Baca Juga:Sport Tourism Menggema, Malang Century Journey 2025 Tuntaskan Rute 100 Mile dengan MeriahMisi Kebangkitan Persib Dimulai di Madura: Tiga Poin Harga Mati!
Dalam rilis resmi, Navbahor menyebutkan bahwa pendekatan modern Kapadze dianggap sesuai dengan arah perkembangan klub. Motivasi pelatih berprestasi itu pun sejalan dengan ambisi Navbahor yang ingin memperbaiki posisi mereka setelah hanya finis di peringkat ketujuh musim lalu.
Penunjukan ini membuat banyak pendukung Timnas Indonesia harus kembali menghadapi ketidakpastian soal siapa pelatih baru Garuda.
Pasalnya, Kapadze sempat disebut-sebut sebagai sosok yang paling cocok mendampingi generasi muda Indonesia yang sedang berkembang.
