JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyebut ekosistem kreatif, digitalisasi, dan smart city menjadi kekuatan utama kota dalam menarik investor.
Dirinya menilai kombinasi talenta muda, komunitas kreatif, dan teknologi menjadikan Bandung berdaya saing tinggi.
“Begitu pun, kita juga perlu membangun smart ecosystem. Yang menghubungkan manusia, teknologi, dan lingkungan. Hari ini kita ada di era digital,” ujar Asep dalam Investment Bandung Summit 2025 di Trans Luxury Hotel, Selasa (25/11).
Baca Juga:Ogah Imbang, Persib Maunya Menang!Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa Gol
Dia menyatakan Bandung telah lama diakui sebagai kota kreatif. “Kita tahu Bandung sebagai kota kreatif, kita sudah diakui oleh Unesco pada tahun 2014. Banyak sekali komunitas-komunitas kreatif di kota Bandung ini. Banyak sekali juga para pelaku ekonomi kreatif,” katanya.
Menurutnya, pertumbuhan kelas menengah dan melimpahnya talenta muda disebut menjadi modal besar bagi pengembangan industri kreatif dan teknologi.
“Bahwa di Bandung sangat besar talenta-talenta muda hari ini. Dan itu semua tentu saja menjadi faktor yang bisa membuat bahwa potensi investasi di kota Bandung sangat menarik sekali,” ujar Asep.
Data Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang mencapai 4,36, lebih tinggi dari rata-rata nasional 3,43, dinilai memperkuat posisi Bandung di mata investor. Produktivitas tinggi dan ekosistem inovasi menjadi faktor pendukung.
Asep juga menyoroti pentingnya reformasi regulasi dan penguatan infrastruktur digital. “Kami terus berupaya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung. Agar peningkatan kepastian perusahaan ini bisa ditingkatkan di kota Bandung. Bahkan pembenahan iklim investasi yang tentu saja harus ramah dan kompetitif,” katanya.
Dia menilai transformasi digital, investasi hijau, penguatan UMKM agar masuk rantai pasok modern, serta ketahanan ekonomi menghadapi tekanan global menjadi agenda strategis kota.
“Hari ini luar biasa misalnya, ekonomi global adanya kebutuhan sumber daya, adanya perang, kemudian juga pergeseran menuju ke BRIC. Tentu saja itu juga sudah antisipasi oleh kota Bandung,” kata Asep.
Baca Juga:Eiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan PuncakKolaborasi Humas Jadi Pondasi Kepercayaan Publik, Pesan Tegas Menkomdigi di AMH 2025
DPRD, lanjutnya, berkomitmen mendukung dari sisi regulasi, anggaran, dan dialog dengan pelaku usaha. Dia memastikan bahwa investasi itu tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi bagaimana juga memberikan manfaat secara sosial.
