Gelar Aksi di Monas, Mahasiswa Desak Presiden Perintahkan KPK Tangkap Jampidsus Febrie Adriansyah

Kosmak Gelar Aksi di Monas. Foto Kosmak
Kosmak Gelar Aksi di Monas. Foto Kosmak
0 Komentar

“Keputusan itu terkesan melindungi pihak pemberi suap dan oknum lain di lembaga peradilan,” ujarnya.KOSMAK juga menuding adanya praktik tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui pembelian saham PT Tribhakti Inspektama senilai Rp1 triliun oleh PT Parwita Permata Mulia, perusahaan yang dikaitkan dengan orang dekat Febrie.

Data pajak menunjukkan dua pemilik perusahaan tersebut hanya memiliki kekayaan ratusan juta rupiah, namun mampu membeli saham bernilai triliunan. Ronald menyebut alamat perusahaan itu sama dengan PT Hutama Indo Tara yang disebut-sebut milik anak kedua Febrie, Kheysan Farrandie.

“Ini memperkuat indikasi adanya penyamaran sumber dana,” jelasnya.Selain itu, KOSMAK menyoroti investasi Rp1,5 triliun untuk pembangunan pelabuhan batu bara oleh PT Nagan Cipta Nusantara di Aceh Barat. Salah satu pemegang sahamnya disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan Febrie Adriansyah.

Baca Juga:Momentum Hari Pahlawan, Billy Martasandy Ajak Generasi Muda Jadi Pejuang di Era ModernPembangunan PLTA Upper Cisokan Dipastikan Sesuai Aturan dan Bawa Manfaat bagi Masyarakat

“Kami percaya pada komitmen Presiden Prabowo untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada pejabat yang merasa kebal hukum, termasuk di institusi penegak hukum,” pungkas Ronald.Aksi yang berlangsung sekitar tiga jam itu ditutup dengan pembacaan petisi moral dan doa bersama. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib setelah menyerahkan dokumen tuntutan kepada perwakilan Istana Negara.

0 Komentar