Banjar Gencarkan Edukasi HAM Berbasis Pancasila

Banjar Gencarkan Edukasi HAM Berbasis Pancasila
Anggota Komisi III DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa saat menyampaikan program Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM (P5HAM) di Kota Banjar, Senin (27/10/2025). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kota Banjar terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak asasi manusia (HAM) melalui program P5HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM). Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), serta anggota Komisi III DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa. Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjar, Wawan Setiawan, menekankan bahwa P5HAM adalah wujud nyata perlindungan terhadap masyarakat.

“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih sadar akan hak dan kewajibannya,” ujarnya. Senin (27/10/2025). Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Petrus Polus Jadu, menambahkan pentingnya regulasi yang jelas agar implementasi HAM tidak hanya menjadi wacana.

“Kanwil Kemenkumham Jabar sendiri memiliki peran strategis dalam mendorong pemajuan HAM, termasuk melalui program pendampingan Kabupaten/Kota Peduli HAM,” katanya.

Baca Juga:Jalan Rusak di Jantung Kota Banjar, Warga Khawatirkan KeselamatanWarga Balokang Banjar Tuntut Transparansi, Mediasi Kecamatan Dijadwalkan Akhir Oktober

Ia juga merekomendasikan penguatan kapasitas SDM, integrasi indikator HAM dalam perencanaan pembangunan, digitalisasi layanan, dan pembentukan Pokja HAM di daerah. Sementara, Agun Gunandjar Sudarsa menjelaskan bahwa pemahaman HAM di Indonesia harus berakar pada nilai-nilai Pancasila.

“Hak setiap individu dibatasi oleh hak orang lain. Pancasila menjamin keberagaman, toleransi, dan keadilan sosial,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan HAM sejak dini. Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti rendahnya pemahaman HAM di tingkat daerah dan keterbatasan anggaran. “P5HAM bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan tercipta lingkungan yang adil dan berkeadaban,” tegas Agun. (CEP)

0 Komentar