JABAR EKSPRES – Aula dan ruang Kepala Desa Bojongkulur diduga digembok oleh warga yang belum diketahui identitasnya, pada Kamis (23/10) malam.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, menjelaskan awalnya ia mengira seluruh kantor desa Bojongkulur digembok. Namun, setelah ditelusuri, penggembokan hanya terjadi di ruang aula dan ruang kepala desa.
“Ternyata setelah ditelusuri, yang digembok hanya ruangan aula dan ruangan kepala desa,” jelas Hadijana, Senin (27/10/2025).
Baca Juga:Guardiola Tak Khawatirkan Produktivitas Gol Manchester CityFIFA ASEAN Cup Resmi Diluncurkan, Gianni Infantino Janjikan Era Baru Sepak Bola Asia Tenggara
Hadijana menambahkan, apabila warga membutuhkan aula, pihaknya akan menginstruksikan Kecamatan Gunungputri untuk berkoordinasi agar warga tidak menggembok aset desa.
Ia menegaskan, kantor desa merupakan fasilitas publik yang harus tetap dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat umum.
“Sambil juga dengan teman-teman muspika, situasi kondisi wilayah juga tetap harus dijaga, tetap kondusifitas,” pungkasnya.
Sebelumnya, masyarakat Desa Bojongkulur pernah melakukan unjuk rasa dengan mengerahkan sekitar 200 orang. Demonstrasi tersebut menyoroti beberapa kebijakan Pemdes Bojongkulur yang dianggap sewenang-wenang.
Koordinator lapangan, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa salah satu isu utama adalah pemberhentian amil desa secara sepihak. Menurutnya, keputusan tersebut seharusnya melalui musyawarah dengan seluruh pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat.
“Contoh kemarin kita ada masalah terkait amil yang diberhentikan secara sepihak tanpa ada musyawarah, karena kan mau bagaimanapun desa itu kan harus musyawarah, tokoh masyarakat lah harus dilibatkan, intinya harus melibatkan banyak pihak,” jelasnya.
Selain itu, pembentukan kepengurusan baru Komite Olahraga Desa juga menjadi sorotan. Fauzi menjelaskan, masa periode komite seharusnya berakhir pada 2027.
Baca Juga:Xabi Alonso Tak Ambil Pusing Soal Kisruh di Akhir Laga El Clasico, Sebut Hal itu Wajar Terjadi!Pemain Andalan Cedera Jelang El Clasico, Hansi Flick Harus Putar Otak!
Namun, kepengurusan lama diberhentikan dan diganti pada 2025 tanpa konfirmasi kepada kepala desa maupun pihak terkait.
“Tuntutannya banyak, perihal komite olahraga desa yang memang masa periodenya harusnya 2027 selesai, tapi diberhentikan dan memang dibentuk kepengurusan baru di 2025 ini tanpa adanya konfirmasi dari pihak kepala desa atau pihak pordes yang memang berjalan,” ujarnya.
