JABAR EKSPRES – Kalau kamu lagi butuh modal Rp100 Juta buat ngembangin usaha, KUR BRI 2025 bisa jadi solusi paling realistis.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia ini memang dirancang khusus buat bantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) biar tetap bisa bertumbuh di tengah tantangan ekonomi.
Pada 16 Oktober 2025, BRI udah resmi menuntaskan penyaluran dana penempatan pemerintah sebesar Rp55 triliun. Dana ini berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi nasional lewat pembiayaan di sektor produktif, terutama UMKM.
Baca Juga:BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Oktober 2025, Cek Nama Kamu Sekarang!Klik Link DANA Kaget Rp49.999 Tanpa Undang Teman, Cek Link Aktifnya di Sini!
Program KUR BRI 2025 jadi salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah buat kamu yang punya usaha tapi butuh tambahan modal. Dengan bunga rendah dan tenor panjang, KUR ini bisa bantu kamu menjaga arus kas tetap sehat tanpa bikin keuangan usahamu goyah.
Kenapa KUR BRI 2025 Layak Kamu Pertimbangkan?
KUR BRI udah lama dikenal sebagai salah satu program pinjaman terbaik untuk UMKM. Tahun ini, dengan tambahan dana pemerintah, proses pencairannya jadi lebih cepat dan kuotanya lebih besar. Artinya, peluang kamu buat disetujui juga makin tinggi.
Selain itu, KUR BRI 2025 juga punya bunga ringan, jauh lebih rendah dibanding pinjaman konvensional. Jadi, kalau kamu butuh modal untuk nambah stok barang, beli peralatan baru, atau memperluas toko, program ini bisa kamu manfaatkan dengan tenang.
Yang menarik, pemerintah lewat Kementerian Keuangan juga menempatkan dana total Rp200 triliun ke lima bank BUMN buat memperkuat likuiditas. Dari jumlah itu, BRI, Mandiri, dan BNI masing-masing kebagian Rp55 triliun, sedangkan BTN Rp25 triliun dan BSI Rp10 triliun.
Syarat Pengajuan KUR BRI 2025
Supaya pengajuan kamu disetujui, pastikan kamu memenuhi semua persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif yang udah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain (kecuali KPR atau KKB).
- Punya dokumen lengkap seperti e-KTP, KK, dan surat nikah (kalau sudah menikah).
- Punya izin usaha (bisa NIB, IUMK, atau SKU dari kelurahan).
- NPWP wajib bagi kamu yang ingin pinjam di atas Rp50 juta.
- Untuk pinjaman besar di atas Rp200 juta, biasanya butuh jaminan tambahan.
