“Harapan kami, pemerintah bisa segera membangun ruang kelas baru, juga memperbaiki fasilitas lain seperti toilet yang juga sudah tidak layak. Ini semua demi masa depan anak-anak kami,” harapnya.
Sementara itu, sejumlah orang tua murid turut mengeluhkan kondisi sekolah yang memprihatinkan tersebut. Mereka khawatir keselamatan anak-anak terganggu bila harus terus belajar di ruangan yang sempit dan tidak memenuhi standar kenyamanan.
“Anak-anak kadang susah fokus karena ramai. Kami orang tua hanya berharap pemerintah memperhatikan sekolah di pelosok seperti ini,” ujar salah satu wali murid, Rina (37). (Wit)
