Realisasi PAD Cimahi Jauh dari Target, Pemkot Perkuat Kemandirian Fiskal di Tengah Pemangkasan TKD

Realisasi PAD Cimahi Jauh dari Target, Pemkot Perkuat Kemandirian Fiskal di Tengah Pemangkasan TKD
Ilustrasi pendapatan daerah Kota Cimahi yang masih jauh dari target. (Dok. Pexels)
0 Komentar

Kesenjangan capaian ini menunjukkan bahwa struktur pendapatan Cimahi masih bertumpu pada sektor pajak properti dan reklame, sementara potensi dari sektor produktif seperti hotel, restoran, dan hiburan belum tergarap maksimal.

Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk memperluas basis pajak dan menggali potensi ekonomi baru yang lebih berkelanjutan.

Pemangkasan dana transfer otomatis mempersempit ruang fiskal daerah. Untuk menyesuaikan kondisi tersebut, Pemkot Cimahi mulai menerapkan kebijakan efisiensi belanja operasional.

Baca Juga:Pemangkasan TKDD Berpotensi Ganggu Stabilitas Fiskal Daerah, Begini Kata PengamatUsai Pemangkasan Dana Pusat, Cimahi Siapkan Strategi Tekan Defisit dan Genjot PAD

Ronny menegaskan, sejumlah pos anggaran seperti rapat dan konsumsi kini menjadi sasaran penghematan.

“Kalau dulu ada makan-minum rapat, sekarang mungkin akan dihilangkan. ATK juga bisa jadi dikurangi,” ungkap Ronny.

Meski begitu, Ronny menegaskan efisiensi tersebut tidak boleh mengorbankan program strategis kepala daerah. Ia memastikan, arah kebijakan tetap difokuskan pada pelayanan publik dan pembangunan ekonomi yang produktif.

“Untuk optimalisasi pendapatan seharusnya tidak berpengaruh terhadap program strategis daerah. Programnya jangan dihilangkan, tapi caranya mendapatkan pendapatan yang perlu dioptimalkan,” tegasnya menutup wawancara. (Mong)

0 Komentar