Naskah Khutbah Jumat tentang Mengatasi Hati yang Galau atau Risau dalam Perspektif Islam

ILUSTRASI khustbah Jumat tentang cara mengatasi hati yang sedang galau. (freepik)
ILUSTRASI khustbah Jumat tentang cara mengatasi hati yang sedang galau. (freepik)
0 Komentar

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam surah Al-Isra ayat 32,

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗوَسَاۤءَ سَبِيْلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”

– Bohong Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan dusta membawa pada neraka.

Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ؛ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ

“Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan pelakunya kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada api neraka.”

Baca Juga:3 Link Download Poster Hari Kesehatan Mental Sedunia, 10 Oktober 2025WHO Sebut 1 dari 5 Orang Alami Tekanan Emosial yang Berpotensi Ganggu Kesehatan Mental

Semua dosa ini adalah penyebab hati tidak damai, pikiran tidak jernih, dan hidup terasa sempit.

2. Akhlak Buruk dan Sifat Negatif

Selain dosa, akhlak yang buruk juga membuat hati gelisah. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sering berdoa,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

“ Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, sifat pengecut, pikun, dan sifat kikir (bakhil). Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.”

Kesombongan juga merusak hati. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim yang artinya,

“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan walau sebesar biji sawi.”

Orang yang sombong, iri, dengki, dan tidak pernah merasa cukup akan selalu hidup dalam kegelisahan.

3.Tekanan Hidup dan Lemahnya Iman

Hutang, masalah ekonomi, tekanan pekerjaan, atau keluarga bisa menjadi sebab hati galau. Namun yang paling berat adalah lemahnya iman. Allah berfirman dalam surah al-Hujurat ayat 15,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا

Baca Juga:Cara Dapat Uang dari Nonton Drama Pendek di HPLink DANA Kaget Hari ini: Dapatkan Saldo Gratis Rp30K Sekali KLIK Doang

“Sesungguhnya orang-orang beriman itu adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, lalu mereka tidak ragu-ragu.”

Obat Galau Menurut Islam

Setelah kita mengetahui penyebab hati galau, lantas apa yang dapat kita upayakan untuk mengobati galaunya hati tersebut?

1. Menguatkan Iman dan Takwa

Kita perlu mengobati rasa galu dalam hati dengan menguatkan iman dan takwa kepada Allah subhanahu wata’ala, yakni dengan memperbanyak doa, belajar ilmu agama agar hati mendapat pencerahan.

Selain itu kita perlu terus bersyukur atas nikmat Allah, karena syukur mendatangkan ketenangan.

0 Komentar