Ratcliffe memahami betul kekecewaan suporter, tetapi ia menekankan pentingnya kesabaran dalam proses pembangunan tim yang berkelanjutan.
“Media kadang saya tidak mengerti. Mereka ingin hasil instan, seolah kita bisa menekan satu sakelar dan semuanya langsung sempurna keesokan harinya,” kata dia.
Ia menambahkan bahwa visi jangka panjang United tidak hanya berfokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada stabilitas struktur klub dan fondasi bisnis yang kuat di luar lapangan.
Baca Juga:Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026Siapa Peserta Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang Berhasil Curi Hati Para Juri di Dua Episode Pertama?
Dalam laporan keuangan terbaru, Manchester United mencatat pendapatan tertinggi dalam sejarah klub, menandakan potensi besar di sisi komersial. Namun demikian, klub juga mencatat kerugian tahunan untuk keenam kalinya secara beruntun.
Meski menghadapi tantangan finansial, Ratcliffe tetap optimistis. Ia percaya bahwa dengan manajemen yang tepat dan keputusan strategis yang konsisten, United dapat kembali ke jalur kejayaan.
“Saya yakin Manchester United bisa menjadi klub paling menguntungkan di dunia. Tapi semua itu membutuhkan waktu, kerja keras, dan keyakinan bahwa proyek ini akan membuahkan hasil,” tutupnya.
