JABAR EKSPRES – Warga Jakarta dan sekitarnya bersiaplah, karena fenomena alam langka Hari Tanpa Bayangan akan kembali terjadi pada 8–10 Oktober 2025. Fenomena ini kerap menjadi sorotan karena selain indah, juga menyimpan pengetahuan astronomi yang menarik untuk dipelajari.
Hari tanpa bayangan merupakan peristiwa ketika Matahari berada di titik zenit, tepat di atas kepala pengamat. Pada saat itu, bayangan benda tegak lurus di permukaan Bumi akan jatuh ke bawah dengan sangat pendek, bahkan nyaris tidak terlihat.
Fenomena ini bisa terjadi karena kemiringan sumbu Bumi terhadap bidang edarnya. Sepanjang tahun, posisi Matahari terlihat bergeser antara 23,5° LU hingga 23,5° LS. Nah, di wilayah yang dilintasi garis khatulistiwa seperti Indonesia, momen ini bisa disaksikan dua kali dalam setahun.
Baca Juga:Nomor 14037 Jadi Modus Penipuan Berkedok Call CenterPlafon Simulasi Angsuran KUR BRI 2025 Terbaru Rp 1–100 Juta Cicilan Mulai Rp20 Ribuan
Selain menjadi tontonan menarik, Hari Tanpa Bayangan juga menjadi cara sederhana untuk memahami:
- Pergerakan harian Matahari.
- Siklus rotasi Bumi.
- Hubungan antara lintang suatu daerah dan posisi kulminasi Matahari.
Jadwal Hari Tanpa Bayangan di Jakarta dan Sekitarnya
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis jadwal kulminasi utama di wilayah Jabodetabek. Berikut waktu lengkapnya:
- Kepulauan Seribu: 7 Oktober 2025, pukul 11.41.24 WIB
- Jakarta Utara: 8 Oktober 2025, pukul 11.39.54 WIB
- Jakarta Pusat: 9 Oktober 2025, pukul 11.39.58 WIB
- Jakarta Timur: 9 Oktober 2025, pukul 11.39.45 WIB
- Jakarta Selatan: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.05 WIB
- Jakarta Barat: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.20 WIB
- Depok: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.12 WIB
- Tangerang Selatan: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.26 WIB
- Tangerang: 9 Oktober 2025, pukul 11.40.44 WIB
- Bekasi: 9 Oktober 2025, pukul 11.39.17 WIB
- Bogor: 10 Oktober 2025, pukul 11.39.47 WIB
Perlu dicatat, setiap daerah memiliki waktu kulminasi berbeda meskipun selisihnya hanya beberapa detik. Karena itu, masyarakat disarankan menyesuaikan waktu sesuai lokasi masing-masing agar tidak melewatkan momen langka ini.
BMKG menegaskan bahwa fenomena Hari Tanpa Bayangan aman diamati langsung, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
1. Jangan menatap Matahari secara langsung tanpa pelindung karena bisa merusak mata.
2. Gunakan kacamata khusus, filter Matahari, atau alat bantu sederhana seperti pinhole camera.
3. Amati bayangan benda tegak di halaman atau ruang terbuka, karena saat itu bayangan akan tampak sangat pendek bahkan menghilang.
