BPS Ungkap Penurunan Konsumsi Non Makanan di Cimahi

Statistisi Ahli Madya BPS Cimahi, Dewi Mulyahati saat ditemui Jabar Ekspres di Kantor BPS Cimahi (Mong)
Statistisi Ahli Madya BPS Cimahi, Dewi Mulyahati saat ditemui Jabar Ekspres di Kantor BPS Cimahi (Mong)
0 Komentar

Selain itu, Dewi menyoroti pentingnya penguasaan teknologi digital bagi pelaku usaha. Pemasaran digital sekarang ini sudah melek, tinggal ditambahkan ilmunya.

“Dari sisi kemasan sudah lumayan karena Pemkot Cimahi sering adakan pelatihan, tinggal ditingkatkan di pemasaran digitalnya,” imbuhnya.

Jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Jawa Barat, pengeluaran masyarakat Cimahi masih relatif rendah. Kota Bekasi mencatat pengeluaran Rp808.107 per kapita per bulan meski turun 3,7 persen, sementara Kota Bogor turun 21,7 persen menjadi Rp734.573, dan Kota Depok turun 4,2 persen menjadi Rp722.426.

Baca Juga:Pastikan Keamanan Pangan, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pengawasan MBG DiperketatBikin Panik Tamu Hotel di Bandung, Macan Tutul Berhasil di Evakuasi Tim Gabungan

Sebaliknya, Kabupaten Cirebon justru mencatat lonjakan terbesar di Jawa Barat dengan pertumbuhan 87,4 persen, mencapai Rp460.232.

Untuk kategori bukan makanan, Kota Bekasi menduduki posisi tertinggi di Jawa Barat dengan pengeluaran Rp1.908.316 per kapita per bulan, naik 22,4 persen dari tahun sebelumnya. Diikuti oleh Kota Depok sebesar Rp1.674.594 dan Kota Bogor Rp1.561.420, yang bahkan tumbuh hingga 50,1 persen.

Dewi menegaskan, setiap daerah memiliki karakteristik konsumsi berbeda. 40 persen bawah, 40 persen menengah dan 20 persen atas.

“Kalau BPS, karena bersifat vertikal, tiap wilayah hanya memegang datanya sendiri. Jadi untuk melihat perbandingan antarwilayah bisa dilihat di publikasi BPS provinsi,” paparnya.

Ia menambahkan, perbandingan dengan kota-kota besar seperti Bandung atau Bogor dapat menjadi bahan refleksi.

“Kita bisa melihat mana kekurangan dan kelebihan kita, bukan untuk meniru sepenuhnya, tapi untuk memperbaiki arah kebijakan,” tutup Dewi. (Monk)

Laman:

1 2 3
0 Komentar