Sebanyak 4,2 Juta Kendaraan Manfaatkan Program Pemutihan, Realisasi Pajak Jabar Melejit

Sebanyak 4,2 Juta Kendaraan Manfaatkan Program Pemutihan, Realisasi Pajak Jabar Melejit
Antrian warga mendaftar pemutihan pajak kendaraan bermotor di Samsat beberapa waktu lalu. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diluncurkan Pemprov Jabar telah berakhir terhitung 30 September 2025. Setidaknya ada 4,2 juta kendaraan telah memanfaatkan program besutan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi itu.

Pria yang akrab disapa KDM itu menegaskan, program tersebut tidak akan digelar lagi. Sehingga mulai Rabu (1/10) kembali normal. “Pemutihan berakhir, mulai 1 Oktober kembali normal,” katanya dalam video yang juga diposting di akun medsosnya itu.

KDM sangat mengapresiasi kepada masyarakat yang telah berantusias memanfaatkan program tersebut. Ia berterima kasih kepada warga yang telah taat pajak.

Baca Juga:Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Cimahi Resmi Berakhir, Denda Tunggakan Kembali BerlakuProgram Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Berakhir Besok

Menurutnya, pajak dari masyarakat juga akan kembali kepada masyarakat. Bentuknya bisa dengan berbagai program pembangunan yang dilakukan di Jawa Barat.

Mulai dari perbaikan jalan, membangun sekolah, hingga menuntaskan masalah kesehatan. “Sekarang jalan provinsi sudah baik. Juga ada CCTV dan PJU-nya,” cetusnya.

Selepas ini, Pemprov Jabar bakal menyiapkan kebijakan sanksi bagi pemilik kendaraan yang menunggak pajak. “Nanti dalam waktu dekat kami rumuskan. Yang terpenting, taatlah membayar pajak, karena hasilnya kembali ke masyarakat, terutama pengguna jalan,” terangnya.

Animo masyarakat terhadap program itu memang cukup tinggi. Terlihat sejak diluncurkan mulai sekitar akhir Maret lalu, masyarakat langsung memadati berbagai Samsat di Jabar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar Asep Supriatna menambahkan, setidaknya ada 4,2 juta kendaraan yang memanfaatkan program pemutihan itu. “Ini kendaraan yang memanfaatkan program tersebut,” katanya, Rabu (1/10/2025).

Asep melanjutkan, program tersebut juga berdampak positif kepada pendapatan daerah. Tercatat setidaknya realisasi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jabar sampai saat ini sudah tembus Rp4,3 triliun. (son)

0 Komentar