JABAR EKSPRES — Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapang Apel Pemkot Cimahi, Rabu (1/10/2025).
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan urgensi menjaga Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
“Dengan ratusan suku dan berbagai perbedaan lainnya, kita tetap satu. Karena semuanya berpegang teguh pada Pancasila,” ujar Ngatiyana pada awak media usai upacara.
Baca Juga:Lewat Program Literasi Kebangsaan, GP Ansor Ajak Pemuda Cimahi Perkuat Identitas PancasilaDi Tengah Kibaran Merah Putih, Polres Banjar Ingatkan Pancasila Bukan Hanya Slogan Upacara!
Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat atas perjalanan panjang bangsa Indonesia yang berkali-kali menghadapi rongrongan terhadap ideologi negara.
Ia menyinggung sejarah pemberontakan, mulai dari masa penjajahan, peristiwa Madiun 1948 yang terkait G30S/PKI, hingga pemberontakan tahun 1965.
“Alhamdulillah, meskipun menghadapi berbagai cobaan, Pancasila tetap kokoh berdiri. Dengan itu, bangsa Indonesia tetap utuh sampai saat ini,” katanya.
Ngatiyana juga mengingatkan, setiap upaya menggoyahkan, mengganggu, atau bahkan mengganti Pancasila hanya akan menimbulkan perpecahan di Indonesia.
Baginya, keunikan bangsa ini terletak pada ideologi Pancasila yang tidak dimiliki negara lain.
“Luar Indonesia banyak yang berperang karena tidak memiliki Pancasila. Indonesia tetap tegak kokoh karena Pancasila menjadi perekat bangsa, hidup damai sentosa tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama,” tegasnya.
Dalam peringatan tahun ini, upacara mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.”
Baca Juga:Bentuk Nasionalisme, Bupati Bogor Wajibkan Lagu Indonesia Raya dan Pancasila Diputar Setiap PagiSyahrir: Peringatan Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Ngatiyana menekankan, tema tersebut menjadi pesan moral agar masyarakat semakin memperkuat komitmen menjaga persatuan dan kesatuan di bawah naungan Pancasila.
“InsyaAllah, Indonesia akan tetap hidup damai sentosa, bersatu di bawah naungan Pancasila,” pungkasnya. (Mong)
