Mengubah Sampah Jadi Solusi: Desa Tegalsari Jadi Role Model Pengelolaan Berbasis Kawasan di Purwakarta

Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), di
Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), di Desa Tegalsari Purwakarta yang kini menjadi role model pengelolaan sampah berbasis kawasan.
0 Komentar

“Program ISWMP bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang perubahan cara pandang kita terhadap sistem pengelolaan sampah. Ketika TPST menjadi bagian dari sistem yang terhubung dari kebijakan hingga kebiasaan masyarakat, maka kita tidak sekadar mengelola sampah, tapi sedang merawat masa depan bersama,” ujarnya.

Program ISWMP hadir di Kabupaten Purwakarta, tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membenahi sistem layanan dari hulu hingga hilir. Implementasi ISWMP fokus pada lima pilar utama:

– Penyusunan dan penetapan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPS) serta penguatan regulasi lewat Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.

– ​Peningkatan peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah.

– ​Penguatan kelembagaan pengelolaan sampah agar lebih efektif.

– ​Pengembangan mekanisme pendanaan dan sistem penarikan retribusi pengelolaan sampah.

Baca Juga:Banyak Ditolak Warga, Ternyata Hanya 7 Kendaraan ini yang Boleh Pakai Sirene StroboTelkom Dukung Pengelolaan Sampah Desa Cijaura Bandung lewat Program GoZero%

– ​Dukungan pendanaan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berteknologi tinggi. ISWMP membantu Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyusun RISPS sebagai peta jalan jangka panjang. Bersamaan dengan itu, didorong pula penyusunan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah untuk menguatkan aspek hukum dan retribusi persampahan. Peran Kementerian Dalam Negeri sangat krusial dalam proses kelembagaan dan penguatan sistem retribusi daerah, sementara Kementerian Kesehatan turut aktif dalam kegiatan edukasi masyarakat tentang dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan..

Pembangunan TPST di Purwakarta menjadi salah satu bukti nyata pendekatan ini. TPST ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengolahan sampah, tetapi juga sebagai contoh penerapan teknologi pengolahan modern yang mampu menghasilkan nilai tambah, baik secara ekonomi maupun lingkungan, dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Dengan kombinasi lima pilar tersebut, Kabupaten Purwakarta mulai menunjukkan hasil yang signifikan:

– Sistem pemilahan sampah dari sumber mulai terbentuk – Rantai layanan pengangkutan sampah semakin tertata – Kolaborasi dengan sektor swasta menguat- dan proses pengolahan kini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dari material daur ulang serta produksi energi alternatif seperti RDF (Refuse Derived Fuel).

Tegalsari Dipilih, Bukan Karena Paling Siap, Tapi Paling Potensial

Salah satu inovasi penting ISWMP di Purwakarta adalah pelaksanaan Pilot Project di Kampung Cijati RT 09 RW 05 di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalwaru.

0 Komentar