BMKG Prediksi Hujan Lebat di Bandung Raya, BPBD Kabupaten Bandung Siapkan Langkah Antisipasi

BMKG Sebut Sejumlah Daerah di Jabar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Ini Alasannya!
Pengendara sepeda motor melintas saat hujan deras di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Kamis (11/9). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan lebat yang diprakirakan terjadi pada 16 September 2025.

Langkah antisipasi dilakukan setelah BMKG merilis prospek cuaca Jawa Barat yang menyebut Bandung masuk wilayah berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan dini sejak 10 September lalu.

Baca Juga:Gelombang Rossby Diprediksi Aktif, BMKG Bandung Peringatkan Potensi Hujan Lebat Sepekan ke DepanBMKG Sebut Sejumlah Daerah di Jabar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Ini Alasannya!

Surat tersebut disebarkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat agar diteruskan ke masyarakat di wilayah masing-masing.

“Langkah pertama dari BPBD adalah memberikan surat peringatan dini ke OPD dan camat. Itu sudah kami sebar untuk mengingatkan wilayah yang rawan banjir maupun longsor,” kata Diki, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, daerah yang masih menjadi titik rawan banjir berada di Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, dan Dayeuhkolot. Mitigasi pun sudah dipersiapkan, khususnya di Desa Dayeuhkolot, Pasigaran, Bojongsoang, dan Tegal Luar.

“Antisipasinya sudah dilakukan, termasuk dengan sistem peringatan dini tinggi muka air di kawasan Tegal Luar. Informasi status siaga atau waspada disampaikan melalui grup WhatsApp yang digunakan bersama petugas dan masyarakat,” jelasnya.

Diki menambahkan, BPBD juga telah meminta OPD teknis segera bergerak membersihkan saluran air, solokan, dan irigasi yang berpotensi menghambat aliran sungai.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUTR, Dinas Perkimtan, dan Dinas Lingkungan Hidup agar persiapan ini dilakukan sebelum hujan turun,” ujarnya.

Untuk pengelolaan pintu air, BPBD Kabupaten Bandung juga menjalin komunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Baca Juga:BMKG Sebut Sejumlah Daerah di Jabar Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Ini Alasannya!Bapanas-BMKG Berbagi Data, Demi Ketahanan Pangan Berkelanjutan?

“Kalau teknis pintu air kewenangan BBWS. Kami akan koordinasikan kesiapan petugasnya di lapangan,” tambah Diki.

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menyebut potensi hujan di Jawa Barat sepekan ke depan dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer, di antaranya suhu muka laut yang relatif hangat, aktivitas gelombang Rossby, dan kondisi atmosfer yang cukup labil.

“Kondisi ini mendukung terbentuknya awan hujan dengan intensitas bervariasi, dari ringan hingga lebat,” ujarnya.

0 Komentar