JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lakukan analisa terkait kondisi cuaca dan musim yang akan dialami wilayah Provinsi Jawa Barat dalam satu pekan ke depan.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, dalam satu pekan ke depan, potensi hujan di sebagian wilayah Jawa Barat masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor dinamika atmosfer.
“Di antaranya yakni, suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia turut mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer,” katanya kepada Jabar Ekspres, Kamis (11/9).
Baca Juga:Dinamika Iklim dan Cuaca di Kabupaten Bandung Kerap Berubah, Ini Analisa BMKGIni Alasan Cuaca Terasa Lebih Dingin di Sebagian Wilayah Indonesia
Rahayu atau akrab disapa Ayu melanjutkan, dari hasil pengamatan pihaknya, tercatat bahwa Dipole Mode Index (DMI) sebesar -1,27 (normal kisaran 0.4).
Faktor lain yang mempengaruhi iklim di Jabar, yakni gelombang atmosfer Rossby Equatorial diprediksi aktif disebagian wilayah Jawa Barat.
Kemudian, labilitas atmosfer berada pada kategori labil ringan hingga kuat, mengindikasikan adanya potensi pembentukan awan konvektif berskala lokal.
“Selain itu, terpantau adanya Bibit Siklon 93S di Wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu, yang juga memberikan dampak tidak langsung di wilayah Jawa Barat,” bebernya.
Ayu menerangkan, dampak tidak langsung yang dimaksud itu, berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, peningkatan kecepatan angin, serta gelombang tinggi di Jawa Barat bagian selatan. “Berdasarkan prakiraan perkembangan dinamika atmosfer pada skala global, regional, lokal di wilayah Jawa Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” terangnya.
Adapun mengenai prospek cuaca untuk beberapa daerah di wilayah Jawa Barat, Ayu berujar bahwa dalam satu pekan ke depan pihaknya memprakirakan guyuran hujan akan terjadi.
“Dari 11 hingga 17 September berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat atau bahkan sangat lebat di sebagian besar wilayah Jawa Barat,” ujarnya.
Baca Juga:Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Distribusi CBP untuk Jaga Stabilitas Harga, Benarkah?Bapanas-BMKG Berbagi Data, Demi Ketahanan Pangan Berkelanjutan?
“Meliputi Bogor, Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung, Cimahi, Sumedang, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran,” lanjut Ayu.
Dia menjelaskan, dalam satu pekan ke depan ini, prospek cuaca di wilayah Bandung Raya akan didominasi berawan, dengan potensi hujan ringan hingga lebat bahkan sangat lebat di siang, sore dan malam hari.
