Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor Berebut Tanggung Jawab Biayai Korban Ambruknya Majelis Taklim As-Shobiyah Cioma

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi RSUD Kota Bogor, Senin (8/9/2025). Foto: Sekar Andini
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat mengunjungi RSUD Kota Bogor, Senin (8/9/2025). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Jabareskpres.com, BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) tampak saling mengambil peran dalam pembiayaan korban insiden ambruknya bangunan Majelis Taklim As-Shobiyah di Ciomas yang terjadi pada Minggu (7/9).

Data terbaru mencatat, jumlah korban luka ringan dan berat mencapai 127 orang, sementara korban meninggal dunia sebanyak empat orang.

Saat ini, para korban tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.

Baca Juga:Kejari Cirebon Tahan NA dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Multiyears 2016–2018

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah mengunjungi RSUD Kota Bogor untuk melihat langsung kondisi para korban dan memastikan pelayanan di fasilitas kesehatan milik pemerintah itu berjalan optimal.

“Alhamdulillah, layanan untuk para korban berjalan dengan baik. Seluruh pasien ditangani dengan baik,” ujar Dedi, Senin (8/9).

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

“Kami tidak ingin keluarga korban terbebani biaya, seluruh biaya akan dibiayi Pemprov Jabar,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, juga terjun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi bangunan Majelis Taklim As-Shobiyah yang ambruk. Ia bertemu dengan keluarga korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Rudy menyampaikan bahwa Pemkab Bogor akan bertanggung jawab atas pembiayaan perawatan korban luka, sekaligus memberikan santunan bagi korban meninggal.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban. Saat ini fokus utama adalah penyelamatan dan perawatan korban,” tegasnya.

Baca Juga:Isu Penggelapan Dana Kampanye Bayangi Wali Kota Cirebon, Polda Jabar: Belum Ada InfoBelum Selaras! Ekonomi Tumbuh Tapi Pengangguran di Jabar Tertinggi

Lebih lanjut, Rudy mengatakan pihaknya akan terus memberikan pendampingan dan memastikan seluruh kebutuhan korban terpenuhi.

“Saat ini kami berfokus bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI, dan relawan masyarakat untuk membantu korban dan melakukan penanganan darurat di lapangan,” tutupnya.

0 Komentar