JABAR EKSPRES – Para pemuda lintas iman di Kabupaten Bogor menggelar doa bersama sebagai bentuk keprihatinan terhadap berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini di sejumlah daerah.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi aksi unjuk rasa di berbagai wilayah yang berujung pada jatuhnya korban jiwa, kerusuhan, bahkan penjarahan.
Melalui kegiatan doa bersama ini, para pemuda ingin saling mengingatkan agar penyampaian aspirasi tidak disertai dengan tindakan anarkis atau kekerasan yang justru mencederai tujuan dari aksi tersebut.
Baca Juga:PGN Pasok Gas Bumi ke RS Kariadi Semarang, Efisiensi Operasional Meningkat Hingga 60 PersenBAZNAS Jabar Luncurkan Program Pendayagunaan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kegiatan lintas agama ini juga bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami yakin idealisme yang dimiliki setiap pemuda mahasiswa itu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa indonesia dan itu jadi upaya dalam proses perbaikan bangsa,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor, Dhamiry Ghazaly, pada Jumat (5/9/2025).
Senada, Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Bogor, Ernardo Julianus mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/9) malam itu sebagai tonggak awal dari para pemuda lintas iman.
“Ke depannya kita ingin menjalin terus lintas iman untuk mencipatkan Kabupaten Bogor untuk kondusif, kita selalu juga mendukung pemerintahan pak bupati untuk mencipatkan bogor istimewa dan gemilang,” ungkapnya.
Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia PC Bogor, I Kadek Windhu Sri Darmadi menambahkan, berencana untuk merancang beragam kegiatan yang akan memperat hubungan antar pemuda lintas iman.
“Karena sudah tidak zaman lintas iman itu bentrok atau dan sebagainya, maka sekarang itu harus bersatu padu dan mencipatkan bogor yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
