JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Deklarasi Damai yang melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan lintas ormas, pada Senin (1/9/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komitmen bersama menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam deklarasi tersebut, seluruh elemen ormas sepakat menolak segala bentuk tindakan anarkis dan menyatakan siap menjaga ketertiban serta keamanan bersama.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para peserta. Ia menegaskan, Pemkab Bogor menjunjung tinggi hak warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana dilindungi oleh undang-undang.
Baca Juga:Kedatangan Eliano dan Jung Bikin 3 Pemain Persib Terpaksa Angkat Kaki!Resmi ke Roma, Kostas Tsimikas Tinggalkan Liverpool Demi Menit Bermain
“Mudah-mudahan di Bogor tidak terjadi tindakan anarkis, karena kita ingin anak-anak masih bisa berangkat sekolah dan kita ingin warga masih bisa melakukan aktifitas kegiatan ekonomi kemasyarakatan,” ujarnya.
Rudy meminta masyarakat agar bijak dalam menyikapi berbagai pemberitaan di media sosial. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.
Ia menyarankan, apabila masyarakat menerima informasi yang dirasa tidak akurat atau meragukan, sebaiknya tidak langsung mengambil tindakan sebelum melakukan klarifikasi.
“Kita sebagai anak bangsa ingin bangun bersama sama tanpa ada darah yang menetes satupun di bumi pertiwi ini,” ucapnya.
Rudy juga kembali mengajak masyarakat untuk bersatu dalam membangun bangsa dan menjaga suasana yang damai dan kondusif.
Dia menyampaikan permohonan maaf apabila selama awal masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dan belum bisa memenuhi harapan semua pihak.
“Kami sama sama berbenah dan evaluasi dan tentunya kepentingannya sama sama membangun bangsa,” pungkasnya.
