Naskah Khutbah Jumat Tentang Dampak Buruk Riba, Dosa Besar yang Sering Disepelekan

ILUSTRASI dosa riba yang sering disepelekan (freepik)
ILUSTRASI dosa riba yang sering disepelekan (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Riba, merupakan salah satu dosa besar yang sangat berat hukumannya, saking beratnya, bahkan satu dosa riba masih lebih besar dosanya dibanding dosa zina 28 kali.

Hal ini diterangkan dalam alquran dan salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya.

Allah berfirman yang artinya:

𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘊𝘮𝘶𝘎𝘯𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘪𝘣𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘊𝘯𝘺𝘶𝘣𝘶𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘎𝘊𝘥𝘊𝘬𝘢𝘩. 𝘋𝘢𝘯 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘊𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪 𝘎𝘊𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘚 𝘺𝘢𝘯𝘚 𝘵𝘊𝘵𝘢𝘱 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘊𝘬𝘢𝘧𝘪𝘳𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘎𝘊𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘣𝘊𝘳𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘥𝘰𝘎𝘢. (𝘘𝘚. 𝘈𝘭-𝘉𝘢𝘲𝘢𝘳𝘢𝘩: 𝟀𝟩𝟚).

Rasulullah pernah bersabda:

“𝘚𝘊𝘎𝘶𝘯𝘚𝘚𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘢𝘯𝘚 𝘎𝘢𝘵𝘶 𝘥𝘪𝘳𝘩𝘢𝘮 𝘺𝘢𝘯𝘚 𝘥𝘪𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘰𝘭𝘊𝘩 𝘎𝘊𝘎𝘊𝘰𝘳𝘢𝘯𝘚 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘪𝘣𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘊𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘊𝘎𝘢𝘳 𝘥𝘰𝘎𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘎𝘪𝘎𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘯𝘥𝘪𝘯𝘚 𝟀𝟪 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘰𝘎𝘢 𝘻𝘪𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘚 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘚 𝘵𝘊𝘳𝘎𝘊𝘣𝘶𝘵,”

(HR. Ibnu Abid Dunya dalam Ash-Shamtu, 175, dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 5519).

Baca Juga:Staycation Murah Diskon Kamar Hingga 80 persen, ini Daftar Hotel Partisipan Bandung Great Sale 2025 Apakah Masih Aman Daftar Aplikasi GirCycle Sekarang? 

Mengingat besarnya dosa Riba ini, sebisa mungkin kita harus menghindarinya, agar tidak sampai terlibat, karena bukan hanya pelakunya saja, orang yang mengetahui ada riba dan membiarkannya juga akan terkena imbas dosanya.

Untuk mengetahui apa saja dampak buruk dari riba, dan bagaimana cara mencegahnya, akan diulas secara jelas dalam naskah Khutbah Jumat berikut ini.

𝑲𝒉𝒖𝒕𝒃𝒂𝒉 𝑷𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂

الْحَمْدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ فِي كُلِّ زَمَانٍ فَتْرَةً مِنَ الرُّسُلِ َؚقَايَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ يَدْعُونَ مَنْ ضَلَّ إِلَى الْهُدَى وَيَصؚِْرُونَ مِنْهُمْ عَلَى الْأَذَى، يُـحْيَونَ ؚِكِتَاؚِ اللهِ الـمَوْتَى وَيَُؚصِّرُونَ ؚِنُورِ اللهِ أَهْلَ الْعَمَى، فَكَمْ مِنْ قَتِيْلٍ لِإِؚْلِيْسَ قَدْ أَحْيَوْهُ وَكَمْ مِنْ ضَالٍّ تَا؊ِهٍ قَدْ هَدَوْهُ فَمَا أَحْسَنَ أَثَرِهُم عَلَى النَّاسِ وَأَقَؚْحَ أَثَرِ النَّاسِ عَلَيْهِمْ. يُنْفَوْنَ عَنْ كِتَاؚِ اللهِ تَـحْرِيفَ الغَالِّينَ وَانْتِحَالَ الـمُؚْطِلِينَ وَتَأْوِيْلَ الجَاهِلِينَ الَّذِيْنَ عَقَدُوا أُلُوِيَّةَ الؚِدْعَةِ وَأَطْلَقُوا عِقَالَ الفِتْنَةِ فَهُمْ مَخْتَلِفُونَ فِي الكِتَاؚِ مُخَالِفُونَ لِلْكِتَاؚِ مُجْمِعُونَ عَلَى مُفَارَقَةِ الكِتَاؚِ يَقُولُونَ عَلَى اللهِ وَفِي اللهِ وَفِي كِتَاؚِ اللهِ ؚِغَيْرِ عِلْمٍ يَتَكَلَّمُونَ ؚِالـمُتَ؎َاؚِهِ مِنَ الكَلَامِ وَيُـخْدِعُونَ جُهَّالَ النَّاسِ ؚِمَا يُ؎ؚِْهُونَ عَلَيْهِمْ فَنَعُوذُ ؚِاللهِ مِنْ فِتَنِ الْمُضِلِّينَ،

أَمَّا َؚعْدُ:

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَاُؚ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَ؎َرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ ؚِدْعَةٌ, وَكُلَّ ؚِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Ayyuhal muslimun! Bertakwalah kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Dan bersyukurlah kepada-Nya yang telah menunjukkan Anda kepada agama Islam dan memberi Anda anugerah yang melimpah.

Ibadallah! Islam datang sebagai agama yang sempurna dan aturan yang lengkap. Islam datang untuk memperbaiki negara dan manusia. Islam telah menyiapkan sistem yang mengatur segala urusan dunia dan akhirat yang meliputi apa yang akan terjadi sesudah mati. Islam sangat peduli terhadap upaya pelurusan akidah dan ibadah, serta perbaikan akhlak dan muamalah.

Semua aturan yang membawa kebaikan bagi individu maupun masyarakat, bagaimanapun bentuknya telah dibawa dan dianjurkan oleh Islam. Islam memberikan porsi yang seimbang antara dunia ruhani dan dunia materi dalam sebuah paduan yang sangat unik dan bangunan kokoh yang belum pernah disaksikan sebelumnya oleh manusia sepanjang sejarah.

Salah satu sistem penting adalah aspek ekonomi di dalam kehidupan individu dan umat. Karena aspek ini sangat penting di dalam hidup manusia dan realitas sehari-hari mereka. Terutama menyangkut hubungan timbal-balik mereka dalam masalah harta benda.

Ikhwatal Islam! Agama Islam membangun aturan ekonominya berlandaskan iman dan berasaskan akidah. Yaitu bahwa Allah Subhanahu Wata’ala adalah pencipta alam semesta dan satu-satunya pemilik kerajaan ini. Dialah yang berhak menciptakan dan memerintahkan.

0 Komentar