”Saya dirawat di rumah sakit swasta, tapi pelayanan yang saya dapatkan sangat baik. amah, tidak ada diskriminasi. Saya kira akan ada perbedaan pelayanan karena bukan asien umum,” ujar Fika.
Penyakit saraf kejepit bukan hal sepele. Pengobatan intensif dan jangka panjang membuat banyak pasien merasa khawatir terhadap pembiayaan. Namun bagi Fika, emua proses itu dapat dijalani dengan tenang karena ditanggung penuh oleh JKN.
”Kalau tidak pakai BPJS Kesehatan, saya pasti sangat kesulitan. Bayangkan saja, rawat inap, rontgen, fisioterapi, semua gratis. Itu semua membuat saya bisa fokus sembuh, ukan cemas biaya,” katanya.
Baca Juga:Resmi Diluncurkan, Segera Miliki HCS ULTIMA di RumahmuULTIMA – Easy Charging, Easy Living: Trobosan Besar PLN Icon Plus Ciptakan Green Energy Indonesia
Bukan hanya dirinya, keluarga Fika juga merasakan manfaat besar dari program ini. Sang ayah, yang sudah lama mengidap penyakit jantung, harus kontrol rutin ke rumah sakit setiap bulan. Tantangan antrean panjang dan waktu tunggu yang tidak pasti sempat enjadi keluhan. Namun kini, itu semua berubah berkat kehadiran aplikasi Mobile JKN.
”Sekarang ayah saya pakai aplikasi Mobile JKN untuk daftar online. Kita jadi tahu estimasi aktu layanan, jadi nggak perlu nunggu lama di rumah sakit,” jelasnya.
Bagi Fika, fitur-fitur dalam Mobile JKN tidak hanya membantu orang tua seperti ayahnya, tapi juga sangat cocok digunakan anak muda. Mulai dari pindah faskes, melihat riwayat pelayanan, hingga cek iuran all in one dalam satu genggaman.
”Dulu harus antre subuh untuk ambil nomor, sekarang bisa daftar lewat HP. Gampang dan transparan. Bahkan bisa akses info kapanpun, di manapun,” imbuhnya.
Ia mengingat betul bagaimana dulu dirinya harus bertanya ke sana-sini untuk tahu hak-hak peserta JKN. Kini, semua bisa diakses lewat aplikasi dan sosial media resmi BPJS kesehatan.
“Mobile JKN itu sangat membantu, apalagi buat generasi muda yang aktif dan tidak selalu bisa datang ke kantor cabang,” kata Fika.
Di tengah transformasi digital yang terus berkembang, Fika berharap BPJS Kesehatan terus berinovasi dan menjaga kesetaraan layanan, terutama untuk masyarakat yang kurang mampu.
