Ia juga menyambut baik rencana kerja sama antara HIMPSI dan organisasi psikologi dari negara BRICS+, termasuk kemungkinan penandatanganan MoU yang memungkinkan pertukaran pengetahuan, pelatihan lintas negara, hingga pengembangan layanan psikologi berbasis digital.
Sebagai pimpinan sebuah institusi yang aktif dalam layanan psikologi korporat dan klinis, kehadiran Billy di konferensi ini membawa perspektif yang sangat dibutuhkan, bagaimana teori psikologi bisa diimplementasikan secara konkret di lapangan.
Dengan tema besar kolaborasi global, pertemuan ini menjadi ruang bertemunya para akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan pelaku industri psikologi untuk membahas tantangan bersama dan merancang masa depan profesi psikologis di tengah dunia yang terus berubah. (Dam)
