Hal ini diharapkan dapat memicu lahirnya jaringan pengurus rumah ibadah siaga bencana di seluruh wilayah Cimahi.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi titik awal terbentuknya komunitas yang tangguh, di mana para pengurus rumah ibadah tidak hanya siap menghadapi bencana, tetapi juga mampu mengedukasi dan melindungi jamaah di sekitarnya,” pungkas Adhitia. (Mong)
