Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Digulirkan, Dinkes Cimahi Targetkan 72 Ribu Siswa

Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Digulirkan, Dinkes Cimahi Targetkan 72 Ribu Siswa
Dinkes Cimahi dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintahan Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tengah melakukan berbagai langkah persiapan dalam rangka pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi peserta didik, yang merupakan bagian dari program nasional dengan sasaran pelajar usia 7 hingga 17 tahun.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, mengonfirmasi pelaksanaan program tersebut di Kota Cimahi akan segera dimulai dalam waktu dekat, menyusul instruksi pelaksanaan secara nasional yang telah dimulai sejak 4 Agustus 2025.

“Dinkes Kota Cimahi bersama jajaran puskesmas sedang mempersiapkan pelaksanaan CKG di sekolah. Kemungkinan program ini baru dimulai pekan depan,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga:Sebanyak 16 Juta Penduduk Akses CKG, Kini Digeber ke PelajarPartisipasi Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis di Jabar Masih Rendah, Kadinkes Jabar: Belum Sadar Pentingnya CKG

Program CKG ini ditujukan bagi peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat, hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat. Total target sasaran di Kota Cimahi mencapai 72.449 orang siswa.

“Pemeriksaan kesehatan ini gratis. Untuk di Kota Cimahi, targetnya sekitar 72.449 siswa dari mulai SD, SMP, SMA dan sederajat,” terangnya.

Adapun cakupan pemeriksaan yang dilakukan meliputi sejumlah indikator dasar kondisi fisik peserta didik, di antaranya adalah pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, dan pemeriksaan penunjang lainnya yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

“Jenis pemeriksaan disesuaikan dengan usia dan jenjang sekolah, tentunya untuk siswa SMP-SMA jenis pemeriksaannya lebih banyak dibanding siswa SD,” jelasnya lebih lanjut.

Tujuan dari pelaksanaan program CKG ini, kata Dwihadi adalah untuk mengetahui status kesehatan para pelajar, sekaligus melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan kesehatan yang dapat menghambat proses tumbuh kembang anak maupun kegiatan belajar mengajar.

“Tentunya agar bisa terlihat kondisi kesehatan anak-anak. Selain itu bisa terdeteksi kalau ada gangguan kesehatan bisa ditindaklanjuti dan diberikan perawatan medis,” ungkapnya.

Sejalan dengan pelaksanaan CKG, Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus 2025.

Baca Juga:Kucurkan Dana Rp4,7 Triliun untuk Program CKG, Pemerintah Sebut ini Demi Menuju Indonesia Emas 2045Cek Kesehatan Gratis Resmi Dimulai, Warga Kota Banjar Dapat Manfaatkan Layanan Ini!

Program BIAS bertujuan untuk memberikan imunisasi lanjutan bagi peserta didik di tingkat sekolah dasar sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai penyakit menular, antara lain campak, rubella, difteri, tetanus, serta kanker serviks.

0 Komentar