JABAR EKSPRES – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada Agustus 2025 kembali menjadi solusi pembiayaan andalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Program kredit ini sangat diminati karena memberikan akses pinjaman dengan bunga rendah, tenor fleksibel, dan proses pengajuan yang mudah.
Bagi pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal kerja atau dana investasi, KUR BRI adalah pilihan tepat untuk menjaga keberlangsungan bisnis tanpa terbebani bunga tinggi.
KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Baca Juga:Rekening Dibekukan PPATK? Simak Langkah Praktis untuk Mengembalikannya AktifApa Itu Rekening Dormant? Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegahnya
Tujuan utama program ini adalah membantu UMKM agar lebih mudah memperoleh akses modal dengan bunga terjangkau. Pada tahun 2025, KUR BRI masih menawarkan bunga flat sebesar 6% per tahun yang berlaku sepanjang masa tenor.
Dengan suku bunga yang rendah dan tetap, pelaku usaha dapat dengan mudah menghitung besaran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan.
Selain itu, KUR BRI juga memiliki beberapa pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan:
- KUR Mikro: Plafon pinjaman hingga Rp 50 juta tanpa memerlukan agunan tambahan.
- KUR Kecil: Plafon pinjaman Rp 50 juta hingga Rp 500 juta yang dapat menggunakan atau tanpa agunan tambahan.
- KUR TKI: Pinjaman hingga Rp 25 juta khusus calon Tenaga Kerja Indonesia dengan bunga khusus 3% per tahun.
Tabel Angsuran KUR BRI Agustus 2025 (Plafon Rp 1 Juta – Rp 100 Juta)
Berikut adalah simulasi cicilan per bulan berdasarkan plafon pinjaman dan tenor yang dipilih:
1. Pinjaman Rp 1 juta:
Jika memilih tenor 12 bulan, cicilan per bulan sekitar Rp 88.333. Untuk tenor 24 bulan, cicilan turun menjadi sekitar Rp 46.667 per bulan. Dengan tenor 36 bulan, angsuran per bulan menjadi Rp 32.778, sedangkan tenor 48 bulan menurunkannya menjadi Rp 25.833. Pilihan tenor terpanjang, yaitu 60 bulan, membuat cicilan hanya sekitar Rp 21.667 setiap bulan.
2. Pinjaman Rp 5 juta:
Pada tenor 12 bulan, cicilan per bulan berkisar Rp 441.667. Jika tenor diperpanjang menjadi 24 bulan, angsuran menurun ke Rp 233.333 per bulan. Tenor 36 bulan membuat cicilan menjadi Rp 163.889, tenor 48 bulan menjadi Rp 129.167, dan tenor 60 bulan menjadi Rp 108.333 per bulan.
3. Pinjaman Rp 10 juta:
