Menurutnya, peran Pemkot Bogor dalam hal menjaga kondusifitas sangat aktif agar para musisi jalanan dapat menambah penghasilan tanpa turun ke jalanan.
“Mau ditaruh pengamennya ditaruh di wisata apalagi mengadakan konser bersama bagus kalau menurut saya. Jadi ibaratnya gak semakin banyak juga yang pada turun ke jalan, jadi buat mereka juga ada penghasilan,” kata Edo.
Edo juga meninggalkan catatan kecil bagi anaknya, ia berkata, agar sang anak jangan mencontoh dirinya melainkan harus terus bersekolah tinggi agar dapat masa depan yang cerah. “Anak saya yang ada disana harapannya semoga sukses gitu jangan seperti bapaknya yang jadi kayak gini yapengamen kalau bisa sekolahnya terus-terus maju,” pungkasnya.
Baca Juga:Pemkot Cimahi Soroti Ketegasan Aturan Lalu Lintas Imbas Portal Pembatas Jembatan Roboh Usai Ditabrak Truk Dijadikan Gudang Penyimpanan, Polisi Temukan 1,2 Juta Obat Keras Terlarang di Cibaduyut
Sebagai informasi, Wakil Wali Kota Bogor, Jaenal Mutaqin mengatakan, terdapat 400 musisi jalanan yang sudah terjaring untuk diberikan pelatihan, wadah berkarya, hingga izin tampil secara resmi.
Dari 400 pengamen, sekitar 200 musisi jalanan yang terpilih untuk mengisi ruang publik di Kota Bogor.
Adanya tindakan tersebut, Pemkot Bogor berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para musisi jalanan hingga mendapat peluang hidup yang lebih baik.
Reporter: Regi
