Disdikbud Banjar Perkuat Fokus Penanganan SD dan SMP, Delapan Orang Isi Jabatan Administrator dan Pengawas

Wali Kota Banjar Ir H Sudarsono melantik delapan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Disd
Wali Kota Banjar Ir H Sudarsono melantik delapan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Disdikbud Banjar, Rabu (23/7/2025). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam upaya meningkatkan fokus dan kualitas penyelenggaraan pendidikan dasar, Pemerintah Kota Banjar melakukan restrukturisasi organisasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Langkah strategis ini ditandai dengan pelantikan delapan pejabat di antaranya tiga pejabat administrator dan lima pejabat pengawas oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, Rabu (23/7/2025).

Perubahan mendasar terletak pada pembagian Bidang Dikdas yang sebelumnya menangani jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara bersama. Kini, bidang tersebut dipecah menjadi Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dan Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama. Perubahan ini merupakan bagian dari penyempurnaan nomenklatur Disdikbud Kota Banjar, yang sebelumnya juga mencakup Bidang Tenaga Kependidikan (Tendik) serta Bidang Dikdas. Dengan pemecahan ini, diharapkan penanganan pendidikan di kedua jenjang dasar tersebut bisa lebih terfokus, terarah, dan mendalam.

“Jabatan merupakan amanah yang harus diemban dan dijalankan dengan baik. Maka laksanakan dengan baik,” tegas Wali Kota Sudarsono dalam sambutannya saat melantik pejabat di Aula Kantor Disdikbud Banjar.

Baca Juga:Menuju UHC 100 Persen, 1,8 Juta Warga Bogor Gunakan Layanan JKN Setiap HariDugaan Ijazah Palsu Memanas, Jokowi Ajukan Pemeriksaan di Solo karena Kondisi Ini

Ia mengingatkan para pejabat baru untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan pendidikan di Kota Banjar.Sekretaris Disdikbud Kota Banjar, Adeng Hendrawan, menjelaskan bahwa pemecahan Bidang Dikdas menjadi dua merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Ini merupakan usulan agar SD dan SMP dijadikan dua bidang, sehingga dalam penyelenggaraan pendidikan bisa terfokuskan dengan baik sesuai tingkatannya,” ujar Adeng.

Ia menekankan bahwa pemisahan ini memungkinkan pembinaan, pengawasan, dan pengembangan kebijakan yang lebih spesifik dan sesuai dengan karakteristik serta tantangan unik yang dihadapi masing-masing jenjang pendidikan. “Masing-masing bidang ini diisi oleh kepala bidang yang hari ini dilantik,” tambahnya.

Senada dengan Sekdis, Kepala Disdikbud Kota Banjar, Dedi Suardi, menyambut positif restrukturisasi ini. Ia meyakini bahwa pemisahan bidang akan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. “Setelah dipecah menjadi dua bidang, maka penyelenggaraan pendidikan di bawah kewenangan Disdik Kota Banjar bisa lebih terarah dan fokus sehingga kualitas pendidikan di Kota Banjar meningkat,” papar Dedi.

0 Komentar