JABAR EKSPRES – Berencana membeli motor dalam waktu dekat ini? tentu semua orang ingin mendapatkan motor sesuai dengan keinginannya, yakni motor yang berkualitas dengan harga murah.
Memangnya ada motor berkualitas tapi harganya murah?, tentu saja ada, kamu bisa memilih motor bekas atau motor seken. Tentu harganya tidak semahal motor baru dan pilihannya berlimpah.
Keuntungan lainnya, kamu sudah mengetahui keunggulan masing-masing motor dari pengalaman pengguna sebelumnya.
Baca Juga:Aplikasi 68EA Bagi-Bagi Hadiah Hingga Rp3,2 Miliar, Benarkah Tanda Bakal SCAM?Bedah Rumah PKB, Dadang Supriatna : Tahun Depan Kami Bedah 5 Ribu Rutilahu
Namun jika tidak mengetahui tips dan triknya, membeli motor bekas juga malah bisa menimbulkan masalah, seperti, kemahalan atau bahkan sampai tertipu.
Oleh karenanya ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum memutuskan untuk membeli motor, agar kamu bisa mendapatkan motor bagus, andal dan harga miring.
Ikuti langkah berikut ini sebagai tips dan trik untuk membeli motor bekas berkualitas:
1. Cek Legalitas Kendaraan
STNK & BPKB harus asli – Cocokkan nomor mesin dan rangka di BPKB dan STNK dengan yang ada di motor. Pastikan nama pemilik sesuai (lebih bagus jika masih tangan pertama).
Hindari motor yang STNK-nya mati lebih dari 1 tahun, karena bisa mahal untuk balik nama atau perpanjangan.
2. Periksa Riwayat Pemakaian
Tanyakan langsung kepada penjual: motor dipakai untuk harian, touring, atau ojek online? Motor yang digunakan pribadi dan rutin diservis biasanya lebih terawat.
3. Periksa Kondisi Fisik Motor
Cek rangka, bodi, dan sambungan, pastikan tidak ada bekas patah, las, atau karat berlebih. Lihat juga cat motor, bila ada perbedaan warna bodi, bisa jadi pernah jatuh atau diperbaiki.
4. Perhatikan Mesin dan Suara
Baca Juga:Spesial Jumat Barokah, ada Saldo Gratis Rp155.000 dari Link DANA Kaget Masih Berlaku Hari ini8 Merek Motor Harga Rp4 Jutaan Paling Bandel di Segala Medan
Nyalakan mesin dalam keadaan dingin. Suara mesin harus halus, tidak kasar, tidak berasap putih (indikasi mesin aus atau oli bocor).
Kamu bisa juga melakukan tes jalan, yakni dengan coba gas, rem, dan kopling (jika manual), apakah normal dan responsif.
5. Periksa Speedometer dan Kilometer
Kilometer terlalu kecil untuk motor tua bisa mencurigakan (mungkin diputar ulang). Rata-rata normal: 10.000 – 15.000 km per tahun.
6. Cek Kelistrikan dan Aki
Semua lampu, klakson, indikator, dan starter elektrik harus berfungsi. Jika aki soak, bisa minta potongan harga.
