Panduan Lengkap Cek Air Radiator Tanpa Buka Tutup Radiator

Cek Air Radiator
Cek Air Radiator
0 Komentar

Jika tekanan dalam radiator melebihi kapasitas pegas, misalnya lebih dari 0,9 bar, maka katup pada tutup radiator akan terbuka secara otomatis, dan cairan pendingin akan mengalir ke reservoir tank. Namun, jika sistem pendingin berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah, tekanan biasanya tidak akan melebihi batas tersebut dan katup tetap tertutup. Dalam kondisi ini, volume cairan di reservoir tank cenderung stabil.

Sebaliknya, jika terdapat kebocoran atau air radiator menguap akibat suhu mesin yang terlalu tinggi, maka tekanan dalam radiator akan meningkat. Ketika tekanan ini naik dan katup terbuka, sistem akan menyedot air dari reservoir tank ke dalam radiator, sehingga perlahan-lahan air di reservoir tank akan berkurang. Itulah salah satu indikasi adanya gangguan pada sistem pendingin.

Peringatan Saat Membuka Tutup Radiator

Hal penting yang perlu diwaspadai adalah jangan pernah membuka tutup radiator ketika mesin masih panas. Biasanya terdapat label peringatan bertuliskan “Never open when hot” pada tutup radiator, namun sering kali diabaikan.

Baca Juga:5 Mitos Keuangan yang Harus Dihindari di Tengah Krisis Ekonomi 2025Fakta Aplikasi XNII Cashback Rp40.000 Hanya Umpan, Ini Hasil Penelusurannya

Contohnya, ketika mobil digunakan dalam perjalanan jauh seperti di jalan tol, lalu tiba-tiba mesin mengalami overheat dan pengemudi langsung menepi dan membuka tutup radiator, itu sangat berbahaya. Saat mesin dalam keadaan panas, tekanan dalam radiator sangat tinggi, dan suhu cairan pendingin bisa lebih dari 100°C.

Jika tutup radiator dibuka dalam kondisi seperti itu, tekanan akan langsung keluar secara tiba-tiba dan menyemburkan air panas. Ini sangat berisiko menyebabkan luka bakar serius, terutama jika terkena wajah atau tangan.

Langkah Aman Jika Mesin Overheat

Jika terjadi keadaan darurat seperti mesin overheat:

  • Segera hentikan kendaraan di tempat aman.
  • Matikan mesin dan tunggu hingga suhu mesin turun.
  • Setelah suhu mesin normal dan tekanan dalam radiator turun, barulah boleh membuka tutup radiator secara perlahan.

Jangan pernah membuka tutup radiator secara sembarangan saat mesin masih panas, karena risikonya sangat besar bagi keselamatan Anda.

Hal penting yang perlu selalu diwaspadai adalah peringatan “Never open when hot”, jangan pernah membuka tutup radiator saat mesin dalam kondisi panas. Ini sangat berbahaya.

0 Komentar