JABAR EKSPRES – Panas yang berlebih pada motor Honda seolah menjadi sesuatu yang harus dimaklumi. Padahal, faktanya tidak ada satu pun mesin di dunia ini yang justru bekerja lebih optimal saat mengalami panas berlebih.
Secara teknis, ketika suhu mesin terlalu tinggi, komponen di dalamnya akan mengalami pemuaian. Pemuaian ini justru dapat menurunkan performa mesin, bukan meningkatkannya. Maka, anggapan bahwa mesin menjadi semakin gacor ketika semakin panas, jelas tidak berdasar.
Lalu, mengapa mitosmotor Honda cepat panas ini begitu populer?
Bahkan, mitos tersebut muncul sebagai bentuk pembenaran terhadap kekurangan yang ada, yaitu overheating atau suhu mesin yang cenderung lebih tinggi. Jika kita perhatikan dan bandingkan, motor-motor Honda umumnya memang memiliki suhu kerja yang lebih panas dibandingkan kompetitornya.
Baca Juga:Link Resmi Cek Penerima BSU 2025 Pakai NIK, Jangan Tertipu Link PalsuWaspada Penipuan QRIS, Penjual dan Pembeli Bisa Rugi
Sebagai contoh, antara Honda Supra X dan Yamaha Jupiter Z, jika menempuh jarak yang sama dalam kondisi serupa, mesin Supra X akan terasa lebih panas dibandingkan Jupiter Z.
Salah satu penyebabnya berkaitan dengan performa. Supra X dikenal sebagai motor yang tidak memiliki performa tinggi. Karena performanya terbatas, mesin harus bekerja lebih keras untuk mencapai hasil yang sama. Secara logika, kerja mesin yang lebih berat akan menghasilkan suhu yang lebih tinggi.
Dengan demikian, suhu panas berlebih pada motor bukanlah tanda mesin semakin optimal, melainkan sinyal bahwa mesin sedang bekerja melebihi batas efisiensinya.
Menariknya, masalah mesin cepat panas ternyata tidak hanya terjadi pada motor Honda keluaran lama. Faktanya, motor Honda modern pun masih mengalami hal serupa, bahkan beberapa di antaranya mengalami overheat.
Penyebab Motor Honda Cepat Panas
Pertanyaannya, mengapa mesin motor Honda cenderung mudah panas dan mengalami overheat? Inilah yang coba kami ungkap penyebabnya.
Radiator Bermasalah
Salah satu contoh paling umum adalah Honda CBR 150, yang sering mengalami suhu mesin tinggi. Penyebab utamanya biasanya terletak pada sistem pendinginan, khususnya pada radiator. Banyak kasus ditemukan, mulai dari radiator yang mampet, bocor, hingga air radiator yang kering.
Yang menjadi pertanyaan, bagaimana mungkin air radiator bisa kering? Padahal, secara normal, air radiator hanya akan berkurang sedikit dalam jangka waktu yang lama. Sebagai ilustrasi, dalam enam bulan, biasanya hanya berkurang sekitar 5 mililiter. Namun, pada kasus tertentu, air radiator bisa habis sepenuhnya.
