Jika PSG berhasil mengalahkan Chelsea dan meraih gelar Piala Dunia Antarklub, mereka akan membawa modal kepercayaan diri besar jelang laga Piala Super UEFA kontra Tottenham Hotspur pada 14 Agustus mendatang.
Sementara itu, kubu Real Madrid harus menelan pil pahit. Pelatih Xabi Alonso menyebut timnya mendapat pelajaran berharga usai kekalahan telak dari PSG. Meski kecewa, Alonso mengaku membawa pulang banyak evaluasi.
“Saya pulang dengan keyakinan. Turnamen ini memberi banyak pelajaran tentang siapa kami, dan apa yang perlu kami perbaiki,” ucap Alonso dalam pernyataan resmi klub.
Baca Juga:62 pelaku UMKM Jateng Ikuti Pameran Dekranasda Expo 2025, Transaksinya Tembus Rp452 JutaKemenangan Telak Oxford Atas Arema FC Dibayar Mahal, Ole Romeny Terancam Absen di Final Gegara Cedera
Ia menambahkan bahwa musim depan Real Madrid akan melakukan pembenahan. “Kami akan memulihkan pemain, melakukan perubahan, dan membangun tim yang lebih menyatu,” lanjutnya.
Dalam laga semifinal, Madrid tumbang 0-4. Dua gol cepat PSG dalam 10 menit awal langsung mengacaukan rencana permainan Los Blancos. Xabi menyebut itu sebagai pukulan berat yang menentukan jalannya laga.
“Dua gol cepat mengubah segalanya. Kami gagal bangkit karena kehilangan arah di menit-menit awal. PSG adalah proyek matang, dan kami baru memulai perjalanan,” ujar Xabi.
Meskipun kalah, Xabi tetap optimis. Ia yakin turnamen ini akan menjadi pijakan penting bagi proses pembangunan timnya musim depan. “Saya terima semua informasi yang diberikan turnamen ini. Kami akan menjadi lebih baik,” katanya.
