Pastikan Melaju ke Perempat Final, Delapan Tim Bakal Suguhkan Permainan Terbaiknya di HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars

Hydroplus Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars
Laga sengit terjadi pada perebutan juara Grup D antara All Stars Bandung (jersey pink-emas) dan All Stars Yogyakarta (jersey orange-hitam). Kedua tim sejatinya telah mengemas 6 poin.
0 Komentar

“Tadi sempat deg-degan karena serangan bertubi-tubi dan tetap harus fokus membaca arah datangnya bola yang ditembakkan lawan untungnya bisa save bola-bola kerasnya,” terangnya.

“Sempat panik tapi aku percaya dengan bek yang sigap menghalau lawan di depan gawang. Semoga di babak semifinal besok (11/7) kami bisa bermain lebih maksimal. Karena lawannya berat, All Stars Papua,” ucap Icha harus digantikan lantaran cedera di kaki.

Usai turun minum, All Stars Bandung kembali melakukan tekanan ke lini pertahanan All Stars Yogyakarta. Rapatnya tembok pertahanan yang dijaga Ratu Aisha Binar Wicaksono dan kawan-kawan tak membiarkan bola yang dibawa strikers All Stars Bandung sampai ke area kotak penalti.

Baca Juga:Persaingan Ketat, Skor Tipis Warnai Penyisihan Grup Hari Ketiga HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Sambut Baik Penunjukan Pramudya Iriawan Buntoro Sebagi Direktur Utama

Hal ini memaksa garda depan All Stars Bandung melakukan shooting dari jarak jauh. All Stars Bandung akhirnya berhasil mencetak gol tunggalnya di menit ke-57 saat Diva Aulia Putri menerima assist dari kaki kiri Fatima Isya Daud yang sudah dijaga ketat di area kotak penalti.

Diva tanpa ragu melepas sepakan kencang yang menukik masuk ke gawang All Stars Yogyakarta. Kedudukan 0-1 pun bertahan hingga wasit Umar meniup peluit panjang.

“Tadi baru masuk ke lapangan di menit ke–56, nervous banget apalagi lihat pola permainan lawan yang ketat pertahanannya. Sewaktu dapat passing dari Fatima Isya sebenarnya mau dioper lagi, tapi aku memutuskan untuk shooting dan akhirnya gol,” ujar Diva usai laga.

Head Coach All Stars Bandung, Dian Nadia Mutiara mengakui salah satu faktor kemenangan karena membaca momentum untuk melakukan pergantian pemain di babak kedua.

Hal ini terjadi agar dominasi penguasaan bola tetap terjaga pada All Stars Bandung.

“All Stars Yogyakarta sedikit menyusahkan kami. Pemain pun sudah waspada dengan kekuatan lawan. Di babak pertama kami menyerang terus tapi belum terjadi gol. Sehingga di babak kedua membutuhkan tenaga baru, maka beberapa pemain masuk. Berkat tenaga baru, akhirnya tercetus satu gol,” kata Dian.

All Stars Solo vs All Stars Kalimantan

Sementara pada penyisihan Grup D, All Stars Solo melakukan tekanan dari awal pertandingan dimulai. Mereka bermain sabar membangun pola serangan untuk mencari celah pertahanan lawan. Pada menit 7, Ika Wonda hampir mengemas gol usai terjadi kemelut di kotak penalti.

0 Komentar