JABAR EKSPRES – Sejumlah fasilitas sudah mulai ditata untuk kebutuhan Sekolah Rakyat di Kota Bandung. Sementara bangunan gedung sudah nyaris rampung, menyisakan beberapa persen saja untuk bisa digunakan calon siswa. Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap I dilakukan di Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos).
Wakil Direktur 2 Bidang Umum Poltekesos, Aep Rusmana menuturkan, pengerjaan sekolah rakyat di Poltekesos Bandung tersebut telah mencapai 93,63% yang terdiri dari ruang kelas, ruang asrama, serta fasilitas penunjang lainnya yang rencananya akan dimulai secara serentak pada tanggal (14/7) mendatang.
“Setelah kami memperoleh SK gubernur bahwa calon siswa ada 100 orang itu sudah tentu akan bersekolah di sini. Di sekolah rakyat. Dari sejumlah itu, kami fasilitasi, fasilitas yang sudah tersedia ruang kelas dengan meja kursi. Kemudian ada asrama juga sudah lengkap,” ungkap Aep kepada awak media di lokasi, baru-baru ini.
Baca Juga:Bandung Barat Siapkan Dua Lokasi untuk Sekolah Rakyat, 250 Siswa Mulai Belajar Juli IniTerseret Kasus Korupsi Anak Usaha MUJ, Ridwan Kamil Berpotensi Diperiksa Kejari Bandung
“Tempat tidur, lemari, meja belajar. Lalu, fasilitas yang sudah kami sediakan, sarana olahraga. Persis di depan asrama. Menghadap ke sarana olahraga. Ada futsal, tenis, lapangan volly, basket, tenis meja dan billiard. Itu sudah tersedia di kami. Itu penggunaan berbarengan antara siswa sekolah rakyat dan mahasiswa politeknik,” imbuhnya.
Selain sarana prasarana, nantinya kebutuhan makan pun bakal disediakan pihaknya, termasuk penyediaan makan pokok bergizi. Sementara itu, perihal fasilitas kesehatan, rencananya dalam waktu dekat bakal disediakan pula. Berupa klinik kesehatan.
“Teknisnya kami sedang merancang lebih jauh dan dalam apakah ada penyedia khusus makan atau bagaimana. Kemarin kami diperintahkan menyediakan juru masak. Kami coba sediakan dari pegawai yang ada. Kalau pengasuh sudah ada, insyaallah dari pekerja sosial akan stand by bekerja,” jelasnya.
Lantas dirinya memastikan, bangunan untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar serta asrama peserta didik, sudah selesai. Tinggal membenahi beberapa bagian saja. Dipastikan, bangunan sudah siap 93 persen.
“Sekarang tinggal perakitan meja dan kursi dan lemari. Tempat tidur sudah beres di asrama tinggal menata kasur. Kemudian springbed tinggal ditata saja. Hari ini targetnya selesai. Besok aman,” pungkasnya.
