Oleh karena itu, masyarakat perlu berhati-hati dan tidak mudah tergiur oleh iklan atau video di media sosial yang menawarkan harapan-harapan besar tanpa dasar yang jelas.
Pada kenyataannya, situasi ini berbeda dari yang terlihat di media sosial. Bahkan, kita perlu lebih berhati-hati. Bisa jadi, tujuan mereka sebenarnya bukan untuk membeli uang kuno, melainkan untuk memperoleh data pribadi kita.
Jika memang benar mereka ingin membeli uang kuno, tentu tidak perlu cara yang berbelit-belit, apalagi harus mencarinya hingga ke daerah-daerah. Melalui aplikasi WhatsApp saja, sudah banyak orang yang menawarkan uang kuno untuk dijual.
Baca Juga:Waspada! Fakta Mengejutkan di Balik Aplikasi SFM Penghasil UangPanduan Lengkap Cairkan Dana PIP 2025 untuk SD, SMP, SMA
Namun, dengan berbagai alasan, mereka justru menghindari komunikasi lewat WhatsApp. Alih-alih menghubungi secara langsung, mereka malah mengarahkan kita ke berbagai platform atau aplikasi lain seperti Telegram, lengkap dengan sandi-sandi yang mencurigakan.
Oleh karena itu, berdasarkan hasil investigasi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak mudah tergiur oleh promosi-promosi yang tidak masuk akal. Dalam praktiknya memang ada orang yang membeli uang kuno, tetapi harganya tidak semahal yang diberitakan. Misalnya, uang lama pecahan Rp1.000 hanya dihargai sekitar Rp10.000 hingga paling tinggi Rp20.000. Nilainya masih masuk akal, tidak bombastis seperti yang diklaim dalam berbagai unggahan di media sosial.
Di sinilah konsumen menyadari bahwa tidak semua pihak yang mengaku ingin membeli uang kuno benar-benar memiliki niat baik. Jika dicermati lebih dalam, ternyata sebagian besar dari mereka berasal dari pihak yang sama, hanya saja menggunakan berbagai cara promosi yang berbeda-beda untuk menarik perhatian.
Kami ingin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah tergoda. Jika ada hal-hal yang mencurigakan dalam proses jual-beli uang kuno, segera hentikan dan jangan lanjutkan sebelum data pribadi Anda masuk ke dalam perangkap mereka.
Lebih baik membeli secara langsung atau dengan sistem COD agar barang yang diterima sesuai dengan keinginan kita. Proses transaksi pun menjadi lebih terpercaya jiak negosiasi dilakukan secara sah.
