Nama tersebut diberikan oleh almarhum Luqman, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat. Setelah beralih kepemilikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, nama rumah sakit kemudian menjadi RSUD Al Ihsan.
Terkait pendanaan perubahan nama dan rebranding, Zidney menegaskan jika RSUD Al Ihsan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) mandiri, akan menanggung seluruh biaya transisi ini secara internal.
“Untuk anggaran perubahan nama, insya Allah bisa mandiri karena kita sudah BLUD murni. APBD hanya mendukung di layanan tertentu seperti SKTM. Jadi untuk masa transisi ini, kami tangani sendiri,” tutup Zidney. (Agni Ilman)
