Hati-Hati, Ini 8 Motor Honda yang Kurang Cocok untuk Pasar Indonesia

Motor Honda yang jangan dibeli
Motor Honda yang jangan dibeli
0 Komentar

Yang cukup mengecewakan, suku cadang aftermarket untuk GTR juga sangat terbatas, tidak selengkap Yamaha MX King. Hal ini tentu membuat biaya modifikasi menjadi lebih mahal dan sulit.

Namun, perlu dicatat bahwa jika Supra GTR 150 dimodifikasi secara serius, dengan biaya dan bengkel yang tepat, motor ini sebenarnya bisa memiliki tenaga yang lebih unggul dibanding MX King di lintasan balap.

  1. Honda Scoopy (Desain Menarik, Tapi Rangka eSAF Jadi PR Besar)

Honda Scoopy adalah salah satu motor paling ikonik dari Honda. Desainnya yang lucu dan khas sangat cocok untuk anak muda, terutama kaum wanita. Scoopy juga memiliki identitas visual yang kuat, tidak terkesan meniru Vespa, melainkan punya gaya tersendiri.

Baca Juga:Bengkel Resmi vs Bengkel Umum, Mana yang Lebih Baik Setelah Masa Garansi Habis?Bocoran Lengkap Infinix Hot 60i: HP Rp1 Jutaan dengan Kamera 50MP dan RAM 12GB

Namun, satu hal penting yang perlu dipertimbangkan adalah rangka motor Honda ini. Scoopy, Beat, dan Genio menggunakan rangka eSAF, yang sempat menjadi sorotan karena banyak laporan kerusakan seperti retak hingga patah.

Meskipun Honda telah memberikan garansi untuk rangka eSAF, sebagai konsumen yang cermat, Anda tetap perlu mempertimbangkan risiko ini sebelum membeli.

Selain itu, harga Scoopy versi sebelumnya juga cukup dekat dengan motor kompetitor yang punya fitur lebih lengkap. Jadi, jika Anda ragu dengan kualitas rangkanya, masih banyak pilihan motor lain yang bisa menjadi alternatif lebih aman dan sepadan.

  1. Honda CBR150R (Gaya Makin Ganteng, Tapi Performa Kurang Menggigit)

Honda CBR150R kini tampil semakin menarik secara desain, dengan tampilan agresif yang menyerupai moge. Namun, jika kita berbicara soal performa, motor ini cukup mengecewakan.

Honda tampaknya terlalu fokus menjadikan CBR150R sebagai motor sport yang nyaman untuk harian, sehingga mengorbankan beberapa aspek penting:

  • Suspensinya terlalu empuk, tidak sesuai karakter motor sport.
  • Posisi berkendara kurang agresif, cenderung santai.
  • Mesin 150 cc-nya juga kurang galak, terutama bagi pecinta kecepatan.

Hasilnya, bagi Anda yang mencari motor sport dengan performa tinggi, CBR150R bisa terasa kurang memuaskan. Dalam hal ini, motor ini punya harga yang relatif tinggi, namun value yang ditawarkan tidak sepadan.

0 Komentar