Aplikasi Rinck Terbongkar Skema Ponzi Berkedok Investasi Legal

Aplikasi Rinck Terbongkar Skema Ponzi
Aplikasi Rinck Terbongkar Skema Ponzi
0 Komentar

Tak hanya itu, aplikasi Rinck juga menawarkan fitur “roda keberuntungan”. Untuk bisa memutar roda tersebut, pengguna biasanya diminta untuk mengundang orang lain atau melakukan deposit terlebih dahulu. Lagi-lagi, hadiah yang diberikan juga berasal dari deposit para anggota, bukan dari sumber pendapatan riil.

Jika kita perhatikan lebih lanjut, di dalam aplikasi ini terdapat menu “Tentang Aplikasi”. Menariknya, aplikasi Rinck benar-benar mencatut nama perusahaan yang memang ada, sehingga terlihat seolah-olah kredibel dan meyakinkan calon pengguna untuk mendaftar dan melakukan deposit.

Ketika kita mencari nama “Rinck” di Google, memang akan muncul perusahaan bernama Rinck Advertising dengan situs resmi rinckadvertising.com. Namun, perusahaan Rinck yang asli tidak memiliki fitur seperti memberi rating foto, mengisi tugas, atau klaim penghasilan seperti yang ditawarkan aplikasi Rinck palsu. Situs resmi mereka benar-benar berbeda dan tidak ada kaitannya dengan skema investasi seperti itu.

Baca Juga:Komunitas Galbay Pinjol yang Makin Marak di Indonesia, Ramai-Ramai Tidak Mau BayarSedimentasi, Tongkang Nikel, dan Hancurnya Terumbu Karang Raja Ampat

Oleh karena itu, harus diwaspadai, bagi Anda yang sudah terlanjur bergabung, sebaiknya segera berhenti karena cepat atau lambat, aplikasi semacam ini akan berujung scam.

Jangan heran pula jika aplikasi penipuan semacam ini mulai berkembang pesat di wilayah Anda. Mereka kerap mengadakan kegiatan sosial, bakti sosial, hingga mendirikan kantor-kantor cabang di berbagai daerah. Semua ini dilakukan untuk menciptakan kesan kredibel, padahal tidak menjamin apa pun. Hal-hal seperti ini juga pernah dilakukan oleh aplikasi-aplikasi ponzi sebelumnya.

Misalnya, ada pertemuan-pertemuan atau seminar yang digelar, dengan tampilan yang terorganisasi dan profesional. Namun, sekali lagi, semua itu tidak menjamin bahwa aplikasinya bukan penipuan. Justru, itu merupakan bagian dari taktik untuk menarik lebih banyak korban.

Sebagai contoh nyata, dulu juga pernah viral aplikasi bernama Simonida Media. Aplikasi tersebut kerap mengadakan kegiatan sosial, membuka banyak kantor cabang, bahkan diliput oleh berbagai stasiun televisi nasional. Namun, pada akhirnya terbukti bahwa aplikasi Rinck adalah penipuan, dan banyak sekali orang menjadi korban.

Jadi, bagi Anda yang tidak ingin menjadi korban berikutnya, saran terbaik kami adalah segera hentikan penggunaan aplikasi ini sekarang juga.

0 Komentar