JABAR EKSPRES – Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, menyampaikan bahwa negosiasi terkait perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dan Kanada telah rampung dan hanya tinggal menunggu tahap finalisasi serta penandatanganan resmi.
“Kami telah menyelesaikan perjanjian kami, kami hanya melakukan apa yang disebut legal scrub, tetapi segera akan siap ditandatangani dan kemudian proses ratifikasi kedua negara,” ujar Dutton di sela acara perayaan Hari Nasional Kanada ke-158 di Jakarta, Rabu (18/6) malam.
Proses legal scrub merupakan peninjauan teliti untuk memastikan dokumen hukum, seperti perjanjian internasional, sudah akurat dan konsisten sebelum diresmikan.
Baca Juga:Apakah Skirk Worth It di Gacha di Genshin Impact?7 Rekomendasi Kopi Sachet Creamy Terbaik di Tahun 2025
Dutton menambahkan, diharapkan perjanjian ini dapat sepenuhnya diterapkan pada tahun 2026 karena diyakini akan membawa manfaat signifikan bagi Kanada dan Indonesia.
“Saya dapat meyakinkan Anda bahwa ini adalah prioritas bagi kedua negara untuk menyelesaikannya secepat mungkin, demi keuntungan bersama kita,” imbuhnya.
Selain membahas kerja sama perdagangan, Dutton juga menegaskan kesiapan Kanada untuk membantu Indonesia dalam program ketahanan pangan.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia sedang fokus memperkuat ketahanan pangan nasional, dan Kanada dapat berkontribusi melalui pasokan pupuk kalium, yang dianggap sangat penting dalam mendukung sektor pertanian Indonesia.
“Jadi, kami ingin mereka berinvestasi di sektor ini dan kami ingin berbuat lebih banyak lagi untuk mendukung prioritas Indonesia dalam ketahanan pangan dan lainnya,” pungkas Dutton.*
SUMBER: ANTARA
